AKUISISI ASURANSI : Caplok Adira, Zurich Garap Segmen Ritel di Indonesia

Oleh: Azizah Nur Alfi, Leo Dwi Jatmiko, & Nirmala Aninda 28 September 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA – Zurich Insurance Group, grup asuransi asal Swiss, akan fokus mengembangkan segmen ritel di Indonesia, setelah mengakuisisi 80% kepemilikan saham PT Asuransi Adira Dinamika (Asuransi Adira) dari Danamon Group dan investor minoritas.

Dalam pengumuman resmi kemarin, Kamis (27/9), akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian penjualan dan penyertaan saham bersyarat antara kedua pihak. Sebanyak 20% porsi saham lainnya masih dimiliki oleh Bank Danamon

Transaksi juga mencakup dua perjanjian kerja sama strategis jangka panjang dengan Bank Danamon, bank terbesar kelima di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar, dan Adira Finance, penyedia solusi pembayaran sepeda motor dan mobil terbesar kedua di Indonesia.

Total nilai transaksi ini mencapai US$414 juta atau sekitar Rp6,15 triliun dengan potensi peningkatan nilai ke depannya sesuai dengan kinerja bisnis. Dengan transaksi ini, Zurich akan menjadi perusahaan asuransi umum patungan terbesar di Indonesia.

CEO Zurich Asia Pacific Jack Howell menjelaskan, akusisi ini memberikan Zurich akses untuk menggarap potensi pasar ritel yang besar di Indonesia, negara dengan populasi yang besar dan kelas menengah yang meningkat dengan cepat.

Kerja sama jangka panjang dengan Bank Danamon dan Adira Finance juga akan memperkuat saluran distribusi sehingga penetrasi asuransi bisa lebih besar.

"Kami akan membawa Adira Insurance menjadi lebih besar dan menjadi leader market.  Sebanyak U$414 juta yang kami bayarkan untuk transaksi ini untuk membeli 80% kepemilikan di Adira Insurance, dan juga perjanjian kerja sama dengan keduanya [pemegang saham sebelumnya] yakni Bank Danamon dan Adira Finance,” ujar Jack Howell di Jakarta, Kamis (27/9).

Setelah akuisisi ini, Zurich mengarahkan Adira untuk tetap melanjutkan penetrasi lini bisnis asuransi kendaraan bermotor. Di samping itu, linis bisnis lain seperti asuransi perjalanan dan properti, juga dikembangkan dalam waktu lima tahun ke depan.

"Pada awalnya, kami akan melanjutkan operasi dengan nama Adira Insurance. Selanjutnya, kami akan rebrand," kata Jack.

Direktur Utama Bank Danamon Sng Seow Wah menyebutkan kemitraan strategis dengan Zurich akan membuka akses bagi nasabah Danamon Group ke beragam produk yang terbaik dari institusi global terkemuka.

Dia menyebutkan transaksi ini memperhatikan peraturan dan ketentuan berlaku, termasuk antara lain, persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelum mengakuisisi Adira Insurance, Zurich sudah ada di Indonesia sejak 1991 dan beroperasi dengan menjadi pemegang saham pengendali pada PT Zurich Insurance Indonesia, perusahaan asuransi umum, dan PT Zurich Topas Life, sebuah perusahaan asuransi jiwa.

Guna memenuhi kewajiban pemegang saham pengendali, pihaknya akan mengintegrasikan PT Zurich Insurance Indonesia dan Adira Insurance. Pada masa awal beroperasi, Zurich akan beroperasi di Indonesia dengan menggunakan brand Adira Insurance.

Sebagai informasi, pemenuhan kebijakan pemegang saham pengendali merupakan amanah UU No.40/2014 tentang Perasuransian.

Pasal 16 pada regulasi tersebut menyatakan bahwa setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada satu perusahaan asuransi jiwa, satu perusahaan asuransi umum, satu perusahaan reasuransi, satu perusahaan asuransi jiwa syariah, satu perusahaan asuransi umum syariah, dan satu perusahaan reasuransi syariah.

Country Manager Zurich Asia Pacific Chris Bendl menjelaskan, Zurich akan memenuhi regulasi terkait kewajiban pemegang saham pengendali dan menyerahkan rencana kerja ke OJK dalam waktu tidak lama.

"Dua minggu ke depan, kami akan memasukan aplikasi resmi ke OJK dan memasukkan rencana kerja kami untuk perusahaan yang lama [Zurich Insurance Indonesia] dan bagaimana kami mengintegrasikan keduanya," katanya.

Editor: Fahmi Achmad

Berita Terkini Lainnya