Rombongan Bus SMK PGRI Karanganyar Kecelakaan, 46 Orang Luka-Luka

Oleh: Abdul Jalil 25 September 2018 | 15:02 WIB
Rombongan Bus SMK PGRI Karanganyar Kecelakaan, 46 Orang Luka-Luka
Ilustrasi bus kecelakaan./Antara

Bisnis.com, MAGETAN – Satu siswa SMK PGRI 1 Karanganyar meninggal dunia dalam kecelakaan bus di Plaosan, Magetan, Selasa (25/9/2018). Selain itu, ada 46 siswa yang ikut rombongan study tour mengalami luka-luka.

Kanit Lantas Pos 90 Plaosan Polres Magetan, Ipda Akhmad Suryani, mengatakan bus yang mengangkut rombongan pelajar SMK PGRI 1 Karanganyar itu membawa 47 penumpang termasuk guru. Bus yang hendak menuju ke Bali untuk kegiatan study tour itu mengalami kecelakaan di jalan Plaosan.

Bus tersebut masuk jurang dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Sedangkan 46 lainnya yang terdiri dari guru dan murid mengalami luka-luka.

"Jadi bus ini berasal dari Karanganyar, kemudian melewati jalan Plaosan dan masuk ke jurang," ujar dia saat dihubungi JIBI.

Akhmad menuturkan sopir bus itu diduga tidak menguasai jalan yang menurun dan berbelok tajam. Hingga akhirnya sopir membanting setir dan masuk ke jurang.

Saat ini seluruh korban luka-luka sudah dievakuasi dan menjalani perawatan di rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Magetan maupun Karanganyar.

Ipda Akhmad Suryani, mengatakan seluruh korban luka sudah dibawa ke rumah sakit dan Puskesmas. Ada yang dibawa ke RSUD Magetan, Puskesmas Plaosan, dan RSUD Karanganyar.

"Semua korban sudah dievakuasi dan langsung dirawat di rumah sakit. Ada yang luka parah seperti patah kaki dan sebagian besar korban luka ringan," katanya.

Akhmad menjelaskan sebagian korban yang sudah membaik langsung dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Untuk evakuasi bus yang masuk jurang Plaosan, kata dia, saat ini pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan pihak perusahaan otobus (PO) yang mengalami kecelakaan. Bus yang terperosok di jurang ini mau diangkat sendiri atau mau mengambil bantuan dari Magetan.

"Belum kita evakuasi. Ini masih koordinasi dengan pihak PO," ujar dia.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya