PTPN XI - Peruri Salurkan Modal Usaha Petani Tebu Wonolangan Rp4,5 Miliar

Oleh: Peni Widarti 10 September 2018 | 14:08 WIB
PTPN XI - Peruri Salurkan Modal Usaha Petani Tebu Wonolangan Rp4,5 Miliar
Direktur Komersil PTPN XI Sucipto Prayitno (kanan) dan Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty (kiri) saat penandatanganan kerja sama penyaluran dana Program Kemitraan Rp4,5 miliar untuk petani PG Wonolangan, di Surabaya, Senin (10/9/2018)./Bisnis-Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) bekerja sama menyalurkan Rp4,5 miliar dana program kemitraan untuk modal usaha petani tebu di PG Wonolangan.

Direktur Komersil PTPN XI, Sucipto Prayitno mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dati sinergi BUMN untuk menggerakkan perekonomian rakyat terutama sektor perkebunan dan pertanian tebu.

"Dana program kemitraan ini prinsipnya adalah dana bergulir yang diharapkn bisa menggerakkan perekonomian dan dana bisa kembali untuk dikembangkan lagi," seusai penandatanganan kerja sama PTPN XI - Peruri, Senin (10/9/2018).

Dia mengatakan pemberian dana program kemitraan tersebut bisa digunakan oleh sekitar 45 petani dengan nilai plafon rata-rata Rp100 juta per petani sesuai dengan kebutuhan masing-masing petani.

"Ke depan diharapkan dana bisa meningkat lagi tapi kuncinya adalah konsistensi petani bagaimana petani berhasil mengembalikan dana modal usaha itu tepat waktu," ujarnya

Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty mengatakan Peruri punya kewajiban untuk menggeliatkan masyarakat yang tidak terjamah oleh perbankan. Apalagi sejak Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) ditiadakan maka petani tebu sempat kesulitan memenuhi kebutuhan modal.

Kerja sama penyaluran dana kemitraan dengan PTPN XI tersebut merupakan yang pertama kalinya.

"Sebelumnya program PK ini sudah banyak kami lakukan dengan sektor lain seperti industri kreatif, perdagangan hingga perikanan," katanya.

Dia menambahkan dana program kemitraan dengan beban biaya administrasi hanya 3% tersebut akan dipinjamkan dalam kurun waktu 1 tahun sesuai siklus tanam tebu 2018-2019.

"Setelah dana dikembalikan, kami akan melakukan review lagi, kalau bagus bisa kami ditingkatkan lagi dana bergulirnya," katanya.

Adapun PG Wonolangan dipilih sebagai sasaran penyaluran dana program kemitraan petani lantaran kinerja pabrik gula tersebut sangat baik, termasuk kualitas bahan baku tebunya, dan progress collect atau pengembalian modal usaha petani sangat lancar.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya