Produksi Gula Kemasan PTPN X Mulai Masuki Pasar Ritel

Oleh: Peni Widarti 07 September 2018 | 16:45 WIB
Produksi Gula Kemasan PTPN X Mulai Masuki Pasar Ritel
Jajaran Direksi PTPN X dan Komisaris PT Dasaplast Nusantara saat peresmian produk

Bisnis.com,  SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mulai menyasar pasar ritel dengan memproduksi 15 ton per hari gula kemasan 1 kg dan gula stick 8 gram dengan merek dagang Dasa Manis.

Direktur Utama PTPN XI, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan gula kemasan tersebut diproduksi di Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri dengan investasi 2 unit mesin senilai Rp2,7 miliar.

"Adanya produksi gula Dasa Manis ini menegaskan bahwa BUMN hadir di tengah masyarakat karena PTPN X dapat langsung memenuhi kebutuhan konsumen end user," katanya dalam rilis, Jumat (7/9/2018).

Dia menambahkan, kehadiran produk gula kemasan tersebut dapat meningkatkan daya saing dan profitabilitas perusahaan. 

Direktur Operasional PTPN X, Mustaqim menambahkan diharapkan pada musim giling tahun ini, perseroan dapat memproduksi gula kemasan 1 kg dan 8 gram sebesar 1.200 ton.

Kali ini sudah 5 ton gula kemasan yang siap dipasarkan. "Dalam pemasaran gula Dasa Manis ini, kami menggandeng Superindo, Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), dan Koperasi Karyawan (Kopkar) PTPN X," ujarnya.

Ke depan, lanjutnya, jaringan pemasaran akan terus diperluas hingga merambah pasar ritel, pasar tradisional, hingga e-commerce sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini.

Mustaqim menambahkan PTPN X tidak hanya berfokus pada pemasaran, tapi juga berkomitmen menjaga kualitas produksi gula Dasa Manis. Gula Dasa Manis memiliki ICUMSA maksimal 200 IU atau setara dengan kualitas GKP I sesuai standar SNI. 

"Kualitas tersebut juga didukung oleh Nomor Ijin Edar (NIE) dari BPOM dan sertifikasi Halal dari MUI," imbuhnya.

Adapun pada peresmian produksi gula kemasan Dasa Manis di PG Pesantren Baru Kediri pada 7 September 2018 ini juga bersamaan dengan peresmian produksi bio kompos.

Bio kompos ini terbuat dari blotong dan abu ketel yang merupakan hasil samping Pabrik Gula, yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Produksi bio kompos ini menggunakan alat seperti compost turner, yang membuat kualitas bio kompos lebih bagus. 

"Kami memproduksi bio kompos dalam kemasan karung plastik ukuran 40 kg," imbuh Mustaqim.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer