Akhir September, Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 Rampung 

Oleh: Rinaldi Mohammad Azka 06 September 2018 | 16:37 WIB
Akhir September, Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 Rampung 
Ilustrasi/indonesia.travel

Bisnis.com, JAKARTA -- Seusai Asian Games, pertemuan tahunan International Monetery Fund --  World Bank Group di Bali, 7 hingga 14 Oktober 2018 menjadi event internasional yang digelar di Indonesia. Persiapan pelaksanaannya hingga saat ini sudah mencapai 91%, diharapkan akhir September seluruh persiapan telah rampung.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Pengurus Panitia Harian Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 Susiwijono Moegiarso melaporkan posisi terakhir saat ini sudah siap untuk pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank 2018. 

"Kami sudah melaporkan posisi final, semua hal, mulai dari pengamanan, transportasi, sampai evakuasi medik. Statusnya semuanya on track, kalau persentase memang 91%, tetapi itu memang karena ada instalasi perangkat TI yang menunggu tim teknis mereka [IMF-WB], sehingga minggu depan baru dipasang," jelasnya, seusai rapat koordinasi di Kantor Menteri Keuangan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Dia berharap akhir September sudah mencapai 100%, setelah itu, fokus panitia pelaksana adalah melakukan simulasi.

"Tanggal 17 September 2019 akan kami rapatkan di tingkat Menteri, dan di akhir September semuanya sudah 100%. Tanggal 9 September yang sudah datang ke Bali itu tim teknis, guna mengecek kesiapan infrastruktur," jelasnya.

Pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah agenda tahunan IMF-World Bank Group, dengan lokasi acara ditetapkan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Nantinya akan ada sekitar 15.000 lebih delegasi dari 189 negara anggota yang datang ke Bali, belum ditambah perwakilan pejabat tiap negara, gubernur bank sentral, CEO, serta pihak terkait lainnya.

Seusai pelaksanaan pertemuan tahunan tersebut, pemerintah menyiapkan paket pariwisata bagi setiap delegasi. Dengan demikian, diharapkan agenda internasional tersebut dapat meningkatkan pariwisata Indonesia.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya