Fokus Menjadi Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik Luncurkan Buku Baru

Oleh: Peni Widarti 06 September 2018 | 09:37 WIB
Bisnis.com, GRESIK - PT Petrokimia Gresik (PG) telah menetapkan arah kebijakan perusahaan untuk fokus menjadi solusi bagi sektor agroindustri yang kian berkembang dan penuh dinamika.
Salah satu langkah perseroan menuju kebijakan pengembangan bisnis yang memproduksi pupuk terlengkap itu pun dituangkan ke dalam buku yang ditulis oleh Direktur Utama PG Nugroho Christijanto yang berjudul "Langkah Nyata Menjadi Solusi Bagi Agroindustri".
Direktur Utama PG, Nugroho Christijanto mengatakan saat ini PG telah berusia 46 tahun dan telah memiliki 31 pabrik dengan kapasitas produksi 8,9 juta ton/tahun (pupuk dan non-pupuk).
“Saat ini core business perusahaan sudah beralih menjadi solusi bagi agroindustri, yang artinya PG tidak hanya maju sebagai produsen pupuk dan bahan kimia yang besar saja, tapi juga menawarkan solusi untuk dunia agroindustri,” ujarnya saat peluncuran buku dan aplikasi GEMA 4.0, Rabu (5/9/2018).
Dia mengatakan diluncurkannya buku tersebut salah satunya bertujuan agar stakeholder maupun masyarakat luas dapat mengetahui secara lebih mendalam tentang bisnis PG di masa yang akan datang.
“Kami merasa perlu untuk menyampaikan arah pengembangan bisnis perusahaan kepada publik, karena PG ini adalah anak perusahaan PT Pupuk Indonesia yang merupakan salah satu agen pembangunan di Indonesia,” tambah Nugroho.
Nugroho menyebutkan, PG perlu melebarkan sayap bukan hanya pada produksi pupuk tetapi juga produk dari hulu ke hilir melalui kemampuan riset yang dimiliki, contohnya produk pembenah tanah, benih, pestisida, probiotik, produk olahan pertanian, dan lainnya 
Harapannya, produk-produk tersebut akan masuk lebih luas ke pasar yang lebih spesifik, mengingat PG memiliki pupuk majemuk NPK dengan lebih dari 46 formula yang customized bisa diproduksi lebih spesifik sesuai keinginan konsumen.
Adapaun peluncuran buku ini menambah daftar buku yang pernah diterbikan oleh PG dalam beberapa tahun terakhir seperti buku berjudul Menengok ke Belakang, Menggapai Masa Depan (2012), The Untold Stories (2015), Memupuk Kesuburan, Menebar Kemakmuran (2017).
"Buku ini sekaligus menjadi sumbangsih PG dalam membangun budaya literasi, menangkap gagasan, ide, serta buah pikir perusahaan yang terdokumentasi dengan baik dan diketahui oleh publik," imbuh Nugroho.
Dalam kesempatan yang sama, PG juga meluncurkan aplikasi digital Majalah GEMA 4.0 atau majalah internal yang diharapkan dapat diakses oleh karyawan dan keluarga melalui gawai pintarnya (android maupun IOS).
Keberadaan majalah digital tersebut tidak menghilangkan versi cetak, tetapi hanya melengkapi kebutuhan karyawan, mengingat saat ini 50% pekerja merupakan generasi milenial.
PG juga menggelar seminar kehumasan bertajuk “Public Relation Transformation in Disruption Era” dengan narasumber Wisnu Nugroho (Editor in Chief Kompas.com) dan Muhammad David (Senior Analyst Digital Intelligence of Edelmen Indonesia).

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya