STRATEGI BISNIS : Bank Permata Siapkan Strategi Digital

Oleh: Ipak Ayu H Nurcaya 06 September 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA — PT Bank Permata Tbk. terus meningkatkan layanan digital sebagai strategi untuk menggenjot kinerja bisnis agar dapat bersaing dengan bank-bank besar.

Direktur Utama PT Bank Permata Tbk. Ridha D.M Wirakusumah mengatakan, pihaknya menyasar target nasabah muda yang dinilai akrab dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pendekatan produk yang ditawarkan akan disesuaikan dengan kebutuhan segmen nasabah tersebut.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah meluncurkan aplikasi PermataMobileX untuk mendorong kecepatan dan kemudahan bertransaksi. "Kalau mau melawan bank besar tidak memakai teknologi tidak akan bisa," katanya, Rabu (5/9).

EVP Head, Customer Segmentation & Marketing Bank Permata Ivy Widjaja menambahkan, sekitar 30% nasabah perseroan berasal dari kelompok usia milenial. Melalui aplikasi PermataMobileX, perseroan menargetkan dapat menarik sedikitnya100.000 nasabah baru dari kelompok usia tersebut.

"Sampai saat ini sudah lebih dari 50.000 yang mendownload aplikasi kami, dari sana sudah bisa dilakukan pembukaan rekening tanpa harus datang ke kantor cabang. Kami juga targetkan akan menambah fitur baru seperti pembukaan kartu kredit dan lainnya," ujar Ivy.

Sementara itu, menilik kinerja perseroan hingga Juni 2018 lalu, laba bersih setelah pajak Bank Permata pada semester I/2018 tercatat turun 53,13% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp289 miliar.

Laba operasional yang anjlok 84,3% menjadi Rp113 miliar menjadi penyebab penurunan laba. Sementara itu, pendapatan bunga bersih naik tipis 2,9% (year-on-year/yoy) menjadi Rp2,7 triliun.

Meski demikian, fungsi intermediasi Bank Permata terbilang sangat baik dengan pertumbuhan dua digit pada periode tersebut. Penyaluran kredit tercatat naik 11% menjadi Rp103,2 triliun.

Perseroan juga menutup semester pertama tahun ini dengan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross dan net per Juni 2018 sebesar 4,3% dan 1,5%. Pada periode yang sama tahun lalu posisi NPL gross dan net masing-masing 4,7% dan 1,8%.

Hal itu selaras dengan upaya Bank Permata untuk menjaga dan memperbaiki kualitas aset melalui penagihan, restrukturisasi dan likuidasi kredit bermasalah secara intensif. (Ipak Ayu H. N.)

Editor: Farodlilah Muqoddam

Berita Terkini Lainnya