PTPN XI Kembangkan Produksi Air Minum Kemasan

Oleh: Peni Widarti 23 Agustus 2018 | 19:15 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI terus berupaya mengembangkan diversifikasi produk di luar basis produksi gula guna meningkatkan kinerja perseroan, salah satunya produksi air minum dalam kemasan (AMDK).

Pjs GM Unit Usaha Strategis PTPN XI, Titik Wahyuning mengatakan sejak beberapa tahun terus perseroan terus mengembangkan produk-produk baru berbagaai sektor mulai industri sampai properti, salah satunya produk AMDK dengan merek Eleven (11).

“Beberapa tahun lalu sudah berproduksi tetapi hanya untuk dikonsumsi internal karena masih menunggu proses perizinan yang belum selesai. Sekarang sedang kami upayakan, mudah-mudahan September ini bisa segera  selesai dengan harapan bisa dijual keluar,” katanya kepada Bisnis, Kamis (23/8/2018).

Dia mengatakan jika izin produk AMDK sudah keluar, rencananya akan dipasarkan untuk captive market terlebih dahulu mengingat kondisi persaingan pasar AMDK saat ini juga sangat ketat.

“Sementara captive market, meski harus trial dulu, karena ternyata usaha ADMK juga tidak tidak mudah,” imbuhnya.

Saat ini produksi AMDK PTPN XI tersebut masih sekitar 20 dus/hari. Setiap dus berisi 24 botol dengan kemasan 330 ml dan 600 ml. Air minum Eleven tersebut diproduksi di kawasan  Pradjekan Bondowoso, lantaran di kawasan tersebut memiliki sumber air terbaik.

Titik menambahkan, selain AMDK, usaha strategsi lain yang sudah berjalan yakni kos-kosan mahasiswa di kawasan Siwalankerto dengan harga sewa sekitar Rp1,6 jutaan. Dari total 26 unit kamar yang ditawarkan, hingga kini tersisa 4 unit lagi.

“Kami juga mengembangkan resort di Baluran Situbondo yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Harapannya, akhir Agustus ini kami bisa segera launching,” imbuhnya.

Titik menambahkan, sebelumnya perseroan juga  turut mengembangkan produksi Edamame yang bekerja sama dengan PT Mitratani Dua Tujuh, anak usaha PTPN X, serta mengembangkan usaha pariwisata sejarah di PG Olean hingga mengembangkan workshop untuk maintenance mesin pabrik di bekas PG Kanigoro.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya