RASTER : Meningkatkan Pamor Wisata dengan Balap Sepeda

Oleh: Heri Faisal 10 Agustus 2018 | 02:00 WIB
RASTER : Meningkatkan Pamor Wisata dengan Balap Sepeda
Tour de Singkarak/Antara-Iggoy el Fitra

Sejalan dengan upaya Pemprov Riau menggenjot wisata olahraga, Pemprov Sumatra Barat (Sumbar) juga tak kalah gesit dalam mendorong wisata ini guna meningkatkan jumlah kunjungan turis ke Sumbar.

Jika di Riau ada Tour de Siak, di Sumbar ada Tour de Singkarak yang sudah lebih dahulu populer.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengklaim efek agenda tahunan balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) ikut meningkatkan pamor pariwisata Sumbar. Selain itu, ajang ini terbukti mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah itu di tengah kelesuan ekonomi yang terjadi.

Nasrul menyebutkan bahwa event itu berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Adapun, dampak ekonominya secara langsung juga dirasakan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan.

“Bagi masyarakat, dampak ekonominya juga sudah terasa di lokasi-lokasi yang menjadi rute TdS. Kalau banyak wisatawan, ramai, pasti ada perputaran uang dan masyarakat diuntungkan,” katanya, Kamis (9/8).

Menurutnya, di setiap daerah yang menggelar event TdS juga dilaksanakan berbagai acara pendukung yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga usaha masyarakat ikut berkembang.

Beberapa usaha tersebut tak jauh-jauh dari bidang kuliner, kerajinan tangan dan suvenir, usaha penginapan, dan berbagai bidang yang berkaitan langsung dengan sektor pariwisata.

Pemda Sumbar sendiri, imbuhnya, menyatakan bahwa dampak nyata ajang balap sepeda internasional yang sudah digelar sejak 2009 itu adalah angka kunjungan wisatawan ke Sumbar selalu meningkat setiap tahunnya.

Selain itu, bakal terjadi peningkatan pembangunan infrastruktur daerah seperti perbaikan rute jalan yang dilewati oleh para pembalap yang melintas di setiap kabupaten dan kota.

Ketua Association of The Indonesia Tour and Travel Agencies (Asita) Sumbar Ian Hanafiah mengatakan event balap sepeda itu akan memberikan efek jangka panjang bagi pariwisata Sumbar.

“TdS [Tour de Singkarak] ini memberikan efek jangka panjang bari pariwisata Sumbar, memang tidak bisa dirasakan langsung saat ini,” katanya.

Dia menyebutkan bahwa dengan kegiatan itu akan terbangun citra pariwisata Sumbar yang bagus di mata dunia. Otomatis, hal ini akan mendorong daerah untuk berbenah meningkatkan infrastruktur pariwisatanya.

Sumber : Bisnis Indonesia

Editor: Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkini Lainnya