PILKADA SERENTAK : Partisipasi Pemilih di Riau & Kaltim Rendah

Oleh: Jaffry Prabu Prakoso 13 Juli 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA — Partisipasi pemilih di ajang pemilihan kepala daerah serentak pada 2018 berada pada kisaran 58% hingga 84%.

Evaluasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), jumlah partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Riau dan Kalimantan Timur berada pada posisi terendah.

Dari 171 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, persentase pemilih di Riau dan Kaltim hanya 58% dari total jumlah pemilih.

“Kami menghitung partisipasi jumlah pemilih tiap provinsi, dari hasil perhitungan, daerah Riau dan Kaltim yang terendah di bawah target dari KPU,” ujar Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam pemaparan evaluasi pelaksanaan Pilkada 2018 di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (12/7).

Afif mengatakan, jika melihat jumlah tersebut, maka masih perlu diberikan sosialisasi lebih lanjut kepada pemilih agar jumlah partisipasi bisa.meningkat pada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif mendatang.

“Masih perlu didorong betul partisipasi masyarakat secara maksimal,” kata Afif.

Sementara itu, Papua tercatat sebagai daerah dengan jumlah partisipasi pemilih tertinggi sebesar 84%.

“Meskipun terjadi konflik di Papua, jumlah persentase pemilih di Papua merupakan yang tertinggi,” ungkap Afif.

Sementara itu, Afif mengungkapkan, jika dihitung secara nasional, jumlah partisipasi pemilih masih sebesar 69%, jumlah tersebut jauh dari harapan KPU yang menetapkan target sebesar 77,5%. (Jaffry P. Prakoso)

Editor: Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkini Lainnya