LAMA TINGGAL WISMAN : Benoa Pacu Penataan Fasilitas Kapal Pesiar

Oleh: Ema Sukarelawanto 12 Juli 2018 | 02:00 WIB
Kapal pesiar MV Pacific Eden ketika bersandar di Benoa./Bisnis.com-Feri Kristianto

DENPASAR — Pelabuhan Benoa berupaya meningkatkan lama tinggal wisatawan kapal pesiar dengan melakukan pembenahan dan penambahan fasilitas.

General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Benoa I Wayan Eka Saputra mengatakan hingga pertengahan Juli telah merapat di Pelabuhan Benoa 39 kapal pesiar dengan 39.277 penumpang.

“Kami optimistis target mendatangkan 80 cruise ke Pelabuhan Benoa tahun ini bisa tercapai,” katanya, Rabu (11/7).

Menurut Saputra, sebagian besar kapal pesiar yang berlabuh berbendera Bahama, Malta, dan United Kingdom dengan lama sandar 24 jam. Penumpang kapal pesiar memanfaatkan waktu tersebut untuk mengunjungi sejumlah destinasi seperti Kuta, Nusa Dua, dan Ubud.

Kecenderungan kunjungan kapal pesiar yang selalu naik setiap tahun merupakan sinyal positif untuk pertumbuhan wisatawan berkualitas.

Saputra yakin dengan demikian akan memberikan peluang kepada pelaku wisata mulai dari akomodasi, kuliner, produsen cinderamata, transportasi dan atraksi wisata.

Dia menyebut pengeluaran wisatawan kapal pesiar cukup tinggi, tetapi lama tinggal (length of stay) cenderung singkat. “Rata-rata sehari, pagi datang malam berangkat. Inilah yang ingin kita garap agar mereka betah berlama-lama mampir di Benoa,” ujarnya.

Saputra menjelaskan, Benoa terus berbenah dengan menambah fasilitas pelabuhan agar kapal pesiar leluasa keluar masuk Benoa dan penumpang merasa nyaman.

Saat ini tang tengah dilakukan adalah perluasan terminal penumpang internasional dan berencana mengeruk alur untuk memperdalam kolam tempat bagi kapal pesiar berlabuh.

Saat ini, panjang kapal pesiar yang bisa bersandar maksimal 260 meter. Pihak Pelindo III berupaya memperpanjang dermaga hingga 360 meter dan pendalaman draf dari 9 meter menjadi 12 meter.

Dia berharap kapal pesiar ukuran besar bisa merapat dan menambah jumlah kunjungan serta memperpanjang lama tinggal.

“Kami juga akan menyiapkan gedung konvensi dan berbagai atraksi wisata untuk menambah daya tarik Pelabuhan Benoa,” Tuturnya.

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat kedatangan wisatawan mancanegara ke bali pada Mei 2018 sebanyak 528.512 kunjungan, di antaranya melalui bandara sebanyak 526.281 kunjungan dan melalui pelabuhan laut 2.231 kunjungan.

Jumlah tersebut naik 2,27% dibandingkan dengan catatan April 2018. Jika dibandingkan dengan Mei 2017, jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan 8%.

Sementara itu, dari sisi catatan menurut kebangsaan, wisatawan terbanyak yang datang ke Bali pada Mei 2018 yakni asal China (23,32%), Australia (19,27%), India (8,18%), Inggris (4,60%) dan Amerika Serikat (4,13%).^(Ema Sukarelawanto)

Editor: Roni Yunianto

Berita Terkini Lainnya