Persiapan Mental Anak Setiap Jenjang Sekolah Masih Perlu?

Oleh: Asteria Desi Kartika Sari 12 Juli 2018 | 00:51 WIB
Persiapan Mental Anak Setiap Jenjang Sekolah Masih Perlu?
Ilustrasi - Sejumlah siswa SD bergandengan tangan bersama /Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Persiapan mental anak perlu dilakukan pada setiap jenjang, baik sekolah dasar, SMP, maupun sekolah menengah atas (SMA). Pasalnya, pada tiap level ada perubahan lingkungan, bertemu orang baru, dan terkadang anak masuk sekolah yang tidak diharapkannya.

Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda menyebut bahwa selain secara psikologi, minat bakat, ataupun keinginan akademik, yang perlu disiapkan adalah kebutuhan anak.

“Kadang orang tua kebanyakan, kalau untuk jenjang SMA, tidak terlibat cukup jauh, tidak mendengarkan keluahan dari anak. Misalnya karena orang tua hanya ingin dekat saja, supaya terawasi dengan baik. Tetapi sang anak berpikiran sekolah tersebut tidak sesuai dengan minat bakat, atau potensi akademiknya,” kata Erlinda dikutip Rabu (11/7/2018).

Erlinda menyarankan agar orientasi orang tua dalam menyekolahkan buah hati kembali pada tujuan pendidikan, yakni proses membangun pola pikir yang sesuai dengan zamannya, bukan sekadar berorientasi nilai. Persiapan masuk SD biasanya jauh lebih berat daripada ke jenjang SMP atau SMA.

Anak yang masuk SD, misalnya, harus mulai menyesuaikan dengan rutinitas bangun pagi. Persiapan ini jauh lebih mudah apabila anak sudah terbiasa dengan rutinitas tersebut sejak di TK atau playgroup.

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Terkini Lainnya