SUMBER DAYA AIR : Kontrak Tiga Bendungan Tunggu Bappenas

Oleh: Irene Agustine 10 Juli 2018 | 02:00 WIB
Ilustrasi: Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp 464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3, yang dikunjungi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono/Istimewa ,\\"

JAKARTA — Penandatanganan kontrak pembangunan tiga bendungan yang gagal dilelang tahun lalu, yakni Tiga Dihaji di Sumatra Selatan, Bener di Jawa Tengah, dan Sidan di Bali tengah menunggu evaluasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kepala Pusat Bendungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ni Made Sumiarsih mengatakan bahwa proses lelang ketiga bendungan tersebut sudah rampung. Namun, masih diperlukan evaluasi dari Bappenas terkait dengan keluaran output proyek sebelum penandatanganan kontrak dilaksanakan.

"Kontrak menunggu evaluasi output dari Bappenas," kata Sumiarsih saat dihubungi Bisnis, Senin (9/7).

Sumiarsih mengemukakan bahwa pemenang lelang pembangunan Bendungan Sidan dan Bener saat ini telah diketahui, tetapi proses penetapan pemenang masih menunggu proses selanjutnya dari evaluasi Bappenas.

"Sidan dan Bener memang sudah ada pemenang, tapi belum ditetapkan. Statusnya hampir sama," jelasnya.

Kendati demikian, Sumiarsih tidak memerinci perkiraan waktu penandatanganan kontrak ketiga bendungan yang rencananya menggunakan anggaran tahun jamak tersebut.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan kontrak ketiga bendungan itu ditandatangani pada awal Januari tahun ini, lalu diundur menjadi akhir Februari, lalu target dimundurkan lagi menjadi akhir Maret dan hingga kini belum dilakukan penandatanganan kontrak.

Seperti dilansir dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, PT Brantas Abipraya (Persero) Divisi 2, PT Pembangunan Perumahan Tbk. (PTPP), dan PT Waskita Karya Tbk. (WSKT). disebutkan menjadi pemenang empat paket proyek pembangunan Bendungan Bener dan ditargetkan selesai pada 2021.

Brantas Abipraya menjadi pemenang pembangunan Bendungan Bener paket I dan paket IV dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) masing-masing Rp606,77 miliar dan Rp1,40 triliun.

Sementara untuk paket II, WSKT memenangkan pembangunan bendungan Bener sedangkan paket III dimenangkan oleh PTPP dengan nilai HPS paket II Rp632 miliar dan paket III senilai Rp1,17 triliun.

Sementara itu, pemenang lelang Bendungan Sidan adalah Brantas Abipraya Divisi 2 dengan nilai HPS Rp809,43 miliar.

Pada lelang Bendungan Tigadihaji, terdapat empat paket pembangunan dengan nilai HPS paket I mencapai Rp1,14 triliun, paket II sebesar Rp1,38 triliun, paket III senilai Rp647,48 miliar dan, paket IV sebanyak Rp696,4 miliar. Namun, pemenang lelang untuk bendungan ini belum diketahui.

Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Suradi Wongso sebelumnya membenarkan bahwa perseroan memenangi lelang pembangunan Bendungan Bener paket I dan IV. Saat ini, perseroan masih dalam masa sanggah pemenang kontrak.

"Iya betul. Masa sanggah ini baru pengumuman pemenang. Setelah masa sanggah baru tanda tangan kontrak," tuturnya, belum lama ini. (Irene Agustine)

Editor: Zufrizal

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer