Surabaya Raih Penghargaan Lee Kuan Yew. Risma Akan Tampil di Dua Forum

Oleh: Newswire 04 Juli 2018 | 18:17 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) menyapa pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/5)./Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya dinilai berhasil menerapkan strategi untuk mengelola perkampungan. Atas prestasinya itu, Surabaya meraih penghargaan Lee kuan Yew kategori Special Mentions.

Bersama tiga kota lainnya di dunia, Surabaya akan menerima penghargaan Lee kuan Yew kategori Special Mentions tersebut di Singapura, 9 Juli 2018.

"Kategori Special Mention yang diraih Kota Surabaya bersamaan dengan tiga kota di dunia lainnya, yakni Hamburg di Jerman, Kazan di Rusia dan Tokyo di Jepang. Itu artinya, Surabaya sudah sejajar dengan kota-kota lain di dunia," kata Kabag Humas Pemkot M. Fikser di Surabaya, Rabu (4/7/2018).

Menurut dia, penghargaan ini berhasil diraih karena para juri menilai bahwa Pemerintah Kota Surabaya berhasil melestarikan kebudayaan dan menerapkan strategi yang berani dalam menjaga dan membangun area perkampungan.

Penghargaan yang digelar setiap dua tahun sekali ini diberikan oleh Urban Redevelopment Authority (URA) di Singapura dan Centre for Liveable Cities (CLC). Sebenarnya, Kota Surabaya sudah dua kali mengikuti ajang penghargaan ini, yaitu pada tahun 2014 dan 2016.

"Namun, dua kali ikut belum berhasil. Baru 2018 ini, Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan ini," katanya.

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan bersamaan dengan acara World Cities Summit (WCS) 2018 yang digelar di Singapura pada 7-9 Juli 2018.

WCS 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Singapura itu merupakan kegiatan pertemuan eksklusif antar-wali kota atau pemimpin kota untuk mendiskusikan tantangan perkotaan yang mendesak dan juga berbagi best practices.

"Dalam lawatan ke luar negeri itu, Bu Risma akan menjadi pembicara di dua forum dan juga akan menerima penghargaan Lee Kuan Yew kategori Special," katanya.

Fikser mengatakan pada acara WCS 2018 itu, Risma akan menjadi pembicara di forum Asean Mayors Forum 2018. Risma akan memaparkan pengalaman Surabaya yang pernah menjadi tuan rumah Asean Mayor Forum pada 2011.

Sedangkan pada forum kedua, lanjut dia, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu akan memaparkan upaya pemerintah dalam mempersiapkan diri dalam merangkul inovasi, beradaptasi dengan teknologi-teknologi baru dan mengatasi bisnis-bisnis model baru serta menghadapi tantangan-tantangan baru ke depannya.

Menurut Fikser, Risma mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat mulai dari pengusaha, perguruan tinggi, media dan seluruhnya atas peran sertanya dalam membangun Kota Surabaya. Semua itu menjadi kunci keberhasilan Kota Surabaya dalam meraih penghargaan Internasional Spesial Mention pada Lee Kuan Yew Word City Prize 2018 ini.

"Terus terang ini dukungan dari masyarakat untuk kota terbaik di dunia," kata Risma.

Sumber : Antara

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya