BPJS KETENAGAKERJAAN JATENG-DIY : 1 Juta Masyarakat Hutan Ikut Jamsos

Oleh: alif rizqi 03 Juli 2018 | 02:00 WIB
BPJS KETENAGAKERJAAN JATENG-DIY : 1 Juta Masyarakat Hutan Ikut Jamsos
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto/Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

SEMARANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menargetkan 1 juta masyarakat yang bekerja di hutan mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Mochamad Triyono menuturkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk melakukan pendataan berapa jumlah pekerja yang ada.

"Kami sudah melakukan upaya menarik para pekerja yang ada di hutan untuk memiliki jaminan sosial, agar mereka semakin tenang saat bekerja," kata Triyono di Semarang, Kamis (28/6).

Menurutnya, Jawa Tengah masih memiliki beberapa daerah yang mempunyai hutan cukup lebat seperti Kabupaten Pekalongan,Magelang, Kudus, Blora dan Rembang.

Semua daerah tersebut memiliki hutan yang cukup lebat, sehingga beberapa masyarakat masih mengandalkan hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Namun, lanjutnya, banyak pekerja di kehutanan yang hingga saat ini belum dijangkau jaminan sosial.

Menurut Triyono, LMDH turut membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sosialisasi kepada pekerja yang ada di hutan untuk memiliki jaminan sosial.

"LMDH berperan sangat penting dalam melakukan sosialisasi kepada pekerja di hutan. LMDH juga menjembatani kami untuk melakukan ikatan kerja sama dengan Perhutani mengenai pemberian jaminan sosial pada pekerja di hutan," katanya.

Adapun, jumlah klaim yang diterima oleh BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY selama tahun 2017 mencapai 260.176 kasus dengan nominal Rp1,7 triliun sedangkan sampai April 2018 ada 99.483 kasus dengan nominal Rp702 miliar.

Dia menuturkan, jumlah angkatan kerja di Jateng ada 18,2 juta jiwa namun baru 30% yang mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Sementara sisanya lanjutnya, masih belum mendaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Selain melakukan sosialisasi, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga pemerintah, untuk mengedukasi masyarakat dan pengusaha tentang pentingnya asuransi tenaga kerja.

Editor: Abdul Rahman

Berita Terkini Lainnya