Transaksi Nontunai Jadi Tantangan Utama Pengembang E-Money

Oleh: Fitri Sartina Dewi & Thomas Mola 02 Juli 2018 | 12:41 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Meski persaingan di bidang layanan uang elektronik atau e-money berbasis aplikasi semakin ketat, tetapi TCash optimistis bisa menguasai pangsa pasar dalam negeri dengan mengandalkan jaringan yang luas dari induknya yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

“Telkomsel itu jangkauannya luas sekali di Indonesia. Di seluruh daerah ada jaringan Telkomsel, sedangkan perusahaan yang lain bergantung pada layanan mereka hanya ada di kota tertentu,” ujar CEO Tcash Danu Wicaksana, kepada Bisnis.

Menurutnya, pesaing terberat bagi layanan uang elektronik saat ini bukan berasal dari sesama pelaku usaha, melainkan dari perilaku masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan transaksi tunai.
Dia menuturkan, saat ini sekitar 83% transaksi di Indonesia masih menggunakan transaksi tunai. Untuk mendorong transaksi nontunai, Danu menyatakan seluruh pelaku usaha justru bekerja sama untuk melakukan edukasi dan sosialisasi gerakan nontunai.

Perubahan kemajuan teknologi dan perilaku pasar yang bergerak cepat juga mendorong pihaknya untuk cepat beradaptasi, salah satunya ialah melakukan perubahan strategi bisnis untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar saat ini.

Dia menuturkan sebelumnya TCash lebih fokus pada penggunaan layanan merchant payment. Layanan itu dapat digunakan untuk pembayaran makanan di restoran ataupun pembayaran tiket nonton bioskop. Bahkan, pihaknya sempat mengadakan program diskon untuk mendongkrak transaksi.

“Setelah dilakukan evaluasi, ternyata merchant payment tidak bisa menjadi kegunaan utama, karena begitu program diskon ditarik, yang bertansaksi langsung turun,” jelasnya.

Selain itu, banyaknya sistem pembayaran berupa EDC yang disediakan bank juga membuat ruang gerak TCash pada layanan merchant payment semakin sempit.

Belajar dari pengalaman tersebut, Danu mengungkapkan saat ini pihaknya mulai fokus pada pengembangan pada layanan lainnya seperti pembelian pulsa, bayar tagihan, belanja online, hingga kirim uang dengan cepat dan mudah ke akun bank ataupun ke akun sesama pengguna TCash.

Untuk memperluas jangkauan, dan mendorong penetrasi ke pelanggan operator telekomunikasi, Danu berharap dalam waktu dekat ini TCash tidak hanya melayani pelanggan Telkomsel, tetapi juga bisa memberikan layanan uang elektronik kepada pelanggan dari seluruh operator di Indonesia.

Danu berharap TCash bisa menjadi pemain mobile money terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, TCash telah melayani 20 juta pelanggan di seluruh daerah di Indonesia.

Menurutnya, potensi bisnis untuk terus bertumbuh masih sangat besar, lantaran pengguna Telkomsel diperkirakan mencapai 150 juta pengguna. Melalui perluasan kerja sama dengan operator lainnya, Danu optimistis ambisi untuk menjadi pemain mobile money terbesar bisa segera terwujud.

Sumber : Bisnis Indonesia

Editor: Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer