PTPN Group Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Bandang Banyuwangi

Oleh: Peni Widarti 29 Juni 2018 | 18:18 WIB
Bantuan untuk korban bencana banjir bandang Banyuwangi/Istimewa-PTPN XI

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) group menyalurkan sejumlah bahan bangunan senilai Rp250 juta untuk membantu korban bencana alam banjir bandang yang melanda Desa Alas Malang Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi Jawa Timur.

PTPN Group yang terdiri dari PTPN IV, V, X, XI dan XII memberikan bantuan langsung di kantor Kecamatan Singojuruh Banyuwangi.

"Ini merupakan wujud empati kami, semoga apa yang kami bawa saat ini berarti dan bermanfaat bagi masyarakat, dan kami berharap tanggap darurat dan proses recovery cepat selesai sehingga masyarakat dapat melanjutkan aktivitas normal sebagaimana biasanya," ujar M. Cholidi, Direktur Tanaman Semusim Holding Perkebunan Nusantara dalam rilis, Jumat (29/6/2018).

Direktur Utama PTPN XI Gede Maivera Utama mengatakan sebagai respons awal PTPN XI sebelumnya sudah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian dan tim medis.

"Bantuan awal tersebut sudah kami lakukan sejak Selasa lalu langsung di lokasi terdampak bencana," katanya.

Dia menjelaskan kondisi terkini beberapa dusun terdampak masih dalam tahap pembersihan pasir yang terbawa banjir bandang. Hingga saat ini kurang lebih 30% material yang tersisa.

Meski terkena bencana, lanjut Gede Meivera, kebun tebu PTPN XI di Banyuwangi yang masuk dalam wilayah bencana masih bisa diselamatkan sehingga tidak mengganggu aktivitas giling 2018.

"Kurang lebih seluas 5 ha kebun kami kena banjir tersebut, tetapi bisa diselamatkan dan digiling," imbuhnya.

Camat Singojuruh, Muhammad Lutfi, mengungkapkan bantuan dan perhatian terhadap korban bencana ini sangat besar sehingga bantuan yang datang berupa makanan dan pakaian sudah cukup.

"Atas nama masyarakat kami mengucapkan Jazakumulloh khoiron katsiroon atas perhatiannya sehingga bantuan mengalir, untuk sandang dan pangan Insya Allah sudah cukup, tinggal kebutuhan ke depan berupa papan, memperbaiki rumah yang rusak," ujarnya.

 

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer