DAMPAK LIBUR LEBARAN : Asuransi Panen Premi

Oleh: Azizah Nur Alfi 23 Juni 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA—Kenaikan jumlah pengunjung taman rekreasi selama momen Lebaran mampu mendorong pendapatan premi sejumlah perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi khusus untuk pengunjung lokawisata.

Salah satu perusahaan asuransi yang mencatatkan kenaikan pendapatan premi dari jumlah pengunjung lokawisata yakni PT AJS Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa).

Direktur Utama Amanah Githa Salim Al Bakry memproyeksi kontribusi premi dari produk asuransi pengunjung wisata selama momen Lebaran dapat meningkat sekitar 80% dibandingkan bulan lainnya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan momen Lebaran tahun lalu yang meningkat 60%.

Dia mengatakan, strategi perseroan yang menjalin kerja sama dengan lebih banyak lokawisata turut mendorong pertumbuhan kontribusi pada momen Lebaran ini. Di samping itu, faktor lain adalah adanya peningkatan jumlah pemudik.

Saat ini pihaknya telah meng-cover perlindungan pengunjung wisata di lebih dari 60 lokawisata seperti taman nasional, taman wisata alam, dan waterpark. Tahun ini perseroan menargetkan dapat bekerja sama dengan kebun binatang dan kebun raya nasional.

"Untuk tahap awal, kami akan bekerja sama dengan Kebun Raya Bogor dan beberapa kebun raya lainnya yang terikat kerja sama dengan Kebun Raya Bogor," katanya, Kamis (21/6).

Di samping itu, penjajakan serupa akan dilakukan kepada kebun binatang nasional seperti Taman Margasatwa Ragunan, Kebun Binatang Bandung, dan Kebun Binatang Surabaya. Dia berharap, perseroan dapat menggandeng sekitar 70 lokawisata hingga akhir tahun ini.

"Kerja sama kami dengan Ditjen KSDAE [Konservasi SUmber Daya Alam Ekosistem] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah untuk 5 tahun hingga 2020 untuk semua kawasan wisata. Ada sekitar 186 kawasan," imbuhnya.

Menurutnya, potensi dari produk asuransi pengunjung wisata terhitung besar. Dia menyebut, potensi pengunjung wisata KSDAE saja sekitar 23 juta orang per tahun.

Amanah Githa memiliki produk asuransi pengunjung wisata yang diperuntukkan bagi pengelola wisata untuk memberikan perlindungan asuransi kepada seluruh pengunjungnya. Dengan premi mulai dari Rp1.000 per pengunjung untuk masa pertanggungan 1x24 jam, maka nasabah dapat memperoleh manfaat asuransi berupa santunan jika pengunjung meninggal dunia bukan karena kecelakaan, meninggal dunia karena kecelakaan, cacat tetap karena kecelakaan, dan biaya perawatan jika pengunjung mengalami kecelakaan.

Dia mengatakan, produk asuransi pengunjung wisata berkontribusi sekitar 30% terhadap total pendapatan premi perseroan. Tahun ini, perseroan menargetkan premi dapat mencapai Rp60 miliar atau meningkat hampir dua kali lipat dari realisasi tahun lalu sebesar Rp32 miliar.

//PUBLIC LIABILITY//

Sementara itu, PT Asuransi JasaraharjaPutera (JP-Insurance) juga mencatatkan kenaikan pendapatan premi dari produk asuransi pengunjung wisata selama momen Lebaran.

Direktur Pemasaran PT Asuransi JasaraharjaPutera (JP-Insurance) Rahmat Slamet menyampaikan, perseroan mengcover asuransi public liability pada sejumlah lokawisata yang telah bekerja sama, kendati tidak disebutkan jumlah lokawisata yang dicover. Asuransi public liability memberikan perlindungan bagi tertanggung terhadap tuntutan hukum dari pihak ketiga.

"Betul, tanggung jawab dari pengelola atas area premises yang dikelolanya. Risiko yang terjadi bisa bodily injury [cedera fisik] ataupun kerusakan properti," katanya.

Dia mengatakan, selama momen Lebaran penjualan asuransi public liability meningkat sekitar 10% seiring dengan tingkat kunjungan lokawisata yang meningkat pada angka yang sama. Menurutnya, penjualan tidak tumbuh besar karena masyarakat lebih memilih berwisata ke pusat perbelanjaan dan berkumpul bersama keluarga selama momen Lebaran.

Sebelumnya, Ketua Bidang Statistik, TI, Riset, Analisa, dan Aktuaris sekaligus Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Trinita Situmeang mengatakan, penjualan produk asuransi kerugian meningkat selama momen Lebaran, seperti asuransi uang, asuransi kecelakaan diri, asuransi kebakaran, hingga asuransi kendaraan bermotor. Namun, produk asuransi uang dan kecelakaan diri menjadi produk dengan permintaan tertinggi menjelang Lebaran. (Azizah Nur Alfi)

Editor: Farodlilah Muqoddam

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer