BAZNAS: Pembayaran Zakat Diperkirakan Naik Hingga 40%

Oleh: Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh 13 Juni 2018 | 06:12 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kedua kanan) dan Kepala Badan Zakat Nasional Bambang Sudibyo (tengah) melaksanakan akad pembayaran zakat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/6)./Antara-Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1439H, Badan Amil Zakat Nasional [BAZNAS] mengungkapkan bahwa pembayaran zakat masyarakat Indonesia sampai pada Selasa (12/6/2018) naik tajam.

"Kami [BAZNAS] bersyukur pembayaran zakat masyarakat Indonesia itu naik tajam, kami memerkirakan kenaikan ini mencapai 35%-40% kepada BAZNAS," ungkap Deputi BAZNAS Arifin Purwakananta kepada Bisnis.

Dia melanjutkan harapan kenaikan pembayaran zakat juga dapat terjadi kepada BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta Lembaga Amil Zakat [LAZ].

"Kami mengetahui bahwa kenaikan rata-rata zakat nasional itu sebesar 20%. Kami berharap perolehan itu dapat meningkatkan besarnya pendistribusian zakat kepada yang membutuhkan," tambah Arifin.

Secara keseluruhan, BASNAZ menargetkan perolehan pembayaran zakat sebesar Rp3 triliun pada tahun ini.

"Pada tahun lalu, secara nasional kita mencapai angka Rp2 triliun. BAZNAS pusat mencapai perolehan sebanyak Rp40 miliar ditambah BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan Kota juga LAZ se-Indonesia itu jumlahnya mencapai angka Rp2 triliun. Ramadan ini targetnya mencapai Rp3 triliun se-Indonesia," sebutnya.

Per Selasa (12/6), BAZNAS pusat mengaku sudah mendapatkan perolehan pembayaran zakat sebesar Rp43 miliar dari total target mereka sebesar Rp54 miliar pada 2018. Adapun angka total perolehan pembayaran zakat nasional baru bisa diketahui setelah Ramadan berakhir.

 

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya