PROMOSI : Denpasar Beri Kemudahan 30.840 UMKM

Oleh: Ema Sukarelawanto 11 Juni 2018 | 02:00 WIB

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan bahwa keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi elemen penting dalam menggerakan perekonomian darah.

“Produktivitas UKM dan UMKM sangat berimplikasi terhadap tersedianya lapangan pekerjaan baru yang mampu mengikis jumlah pengangguran,” katanya, Minggu (10/6/2018).

Menurut Erwin perkembangan jumlah UMKM di kota ini yang mengalami lonjakan selama 5 tahun belakangan ini perlu mendapatkan perhatian, khususnya untuk promosi dan pemasaran produk. Dia menyebutkan bahwa di Kota Denpasar terdapat Rumah Belanja, Rumah Kamasan, festival skala daerah, provinsi, nasional dan internasional yang dapat menjadi wahana promosi UMKM.

Ia menambahkan selama ini ‘event’ seperti Denpasar Festival, Sanur Village Festival, Inacraft dan lain-lain telah banyak mengakomodasi produk UMKM untuk diperkenalkan kepada khalayak luas. "Dukungan Pemkot Denpasar dalam acara tersebut diharapkan kian membesarkan kiprah UMKM untuk naik kelas,” ujarnya.

Selama ini, Denpasar dikenal sebagai jantung perekonomian Bali dan membuat keberadaan UMKM menjadi penting dalam upaya menggerakkan roda perekonomian daerah ini. Perkembangan UMKM di Denpasar selama 5 tahun terakhir tercatat mengalami lonjakan yang cukup berarti.

Erwin menjelaskan bahwa pada 2013, jumlah UMKM di Kota Denpasar sebanyak 11.575 UMKM Pada 2015, jumlahnya meningkat menjadi 11.877 UMKM. Setahun berikutnya, menjadi 11.905 UMKM. Pada 2016 angkanya meningkat menjadi 30.761 UMKM, dan pada akhir 2017 menjadi 30.840 UMKM.

Jumlah tersebut terdiri atas klasifikasi atas bidang perdagangan, industri pertanian, industri nonpertanian serta aneka jasa. Erwi menyebutkan, meningkatnya perkembangan UMKM di Kota Denpasar selama 5 tahun belakangan ini tak lepas dari perhatian serius serta dukungan Pemkot Denpasar.

Dia menambahkan pemerintah juga memberikan kemudahan terhadap perizinan, membantu akses permodalan UMKM. Bantuan diberikan dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR), melaksanakan pengawasan dan evaluasi yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, serta Dekranasda Kota Denpasar.

Editor: Diena Lestari

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer