Mudik Lebaran 2018: Hingga H-7 Lebaran, Pelabuhan Ferry Terpantau Masih Normal

Oleh: Dewi Aminatuz Zuhriyah 09 Juni 2018 | 12:47 WIB
Aktivitas bongkar muat kendaraan di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (10/10/2017)./ANTARA-Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA -- Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri, pergerakan arus penumpang dan kendaraan di pelabuhan utama penyeberangan terpantau masih relatif normal, bahkan sepi.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alwen mengatakan kondisi di pelabuhan Merak saat ini relatif sepi, tapi pada malam hari pemudik roda dua dan mobil pribadi mulai berdatangan.

Berdasarkan data Posko Merak, pada 7-8 Juni 2018 atau H-8 dan H-7 Lebaran, total penumpang yang menyeberang dari Merak mencapai 89.361 orang. Jumlah ini terdiri dari pejalan kaki sebanyak 5.933 orang dan penumpang di dalam kendaraan sebanyak 83.428 orang.

Adapun total kendaraan 7.953 unit, yang terdiri dari sepeda motor sebanyak 1.251 unit dan jumlah kendaraan roda empat atau lebih mencapai 6.702 unit.

Sama halnya saat menghadapi puncak arus angkutan Natal, Fahmi menegaskan pihaknya telah mempersiapkan skenario layanan penyeberangan untuk menggunakan armada berukuran besar dan percepatan waktu bongkar muat kapal dari normal 60 menit menjadi 30 menit saat kondisi sangat padat.

"Trafik relatif masih normal hari ini, tapi kita antisipasi pada Jumat (8/6) malam hingga Sabtu (9/6) dan Minggu (10/6) akan mulai terjadi peningkatan, khususnya di mobil pribadi dan penumpang pejalan kaki karena anak-anak sekolah juga sudah mulai libur tahun ajaran baru," terangnya, Jumat (8/6) malam.

Kendati demikian, Fahmi memastikan kapasitas kapal terpasang di Pelabuhan Merak sangat memadai dalam pelayanan arus mudik Lebaran 2018.

Sebagai contoh di Pelabuhan Merak, dari proyeksi rata-rata jumlah kendaraan 2018 yang sebanyak 15.766 unit kendaraan per hari, jumlah kapasitas terpasang tahun ini mencapai 31.939 unit kendaraan per hari.

Sementara itu, pergerakan arus mudik di Gilimanuk-Ketapang juga terpantau relatif sepi. Dilaporkan dari Pelabuhan Ketapang, trip mencapai 266 atau turun 3% dari tahun lalu 275, jumlah penumpang sebanyak 14.812 orang atau turun 12% dari tahun lalu yang sebanyak 16.825 orang.

Jumlah kendaraan roda dua sebanyak 699 unit turun 22% dari tahun lalu yang sebesar 894 unit, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 3.771 unit atau naik 14% dari tahun lalu yang jumlahnya 3.301 unit.

Adapun di Pelabuhan Gilimanuk, trip mencapai 266 atau naik 2% dari tahun lalu yang sebanyak 262. Tetapi, jumlah penumpang turun 10% menjadi 27.676 orang dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 30.804 orang.

Kemudian, pengguna sepeda motor mencapai 4.638 unit turun 21% dari tahun lalu yang sebanyak 5.852 dan kendaraan roda empat naik 14% menjadi 4.738 dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 4.164 unit.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer