Realisasi Penukaran Uang Tunai di Bali Naik 12%

Oleh: Feri Kristianto 09 Juni 2018 | 10:41 WIB
Suasana penukaran uang tunai menjelang Lebaran pada hari terakhir penukaran di Lapangan Puputan Badung, Bali, Sabtu (9/6)./Bisnis-Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali mencatat kenaikan realisasi penukaran uang tunai menjelang Lebaran sebesar 12% di daerah ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Total uang tunai yang ditukarkan masyarakat di Bali senilai Rp19,4 miliar pada periode penukaran, sedangkan periode sama tahun lalu sekitar Rp17,4 miliar. Meskipun mengalami peningkatan, jumlah orang yang menukar lebih sedikit, yakni 5.055 orang dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 5.107 orang.

“Realisasi penukaran memang kami prediksikan tidak berbeda jauh dibandingkan dengan tahun lalu,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali Causa Iman Karana, Jumat (8/6/2018).

Rata-rata penukar uang tunai di Bali sebanyak 722 orang dengan rata-rata uang yang ditukarkan senilai Rp3,4 juta orang. Dari total realisasi uang tunai yang ditukarkan, 47% merupakan pecahan Rp5.000, sedangkan sisanya dalam bentuk pecahan lebih besar.

Penukaran uang tunai untuk menyambut Idulfitri dilayani di 197 titik yang tersebar di seluruh Bali, meliputi bank hingga loket keliling. BI Bali menyediakan enam loket yang disebar di Sentral Parkir Kuta dan Lapangan Puputan Badung Denpasar.

Causa menjelaskan penyediaan uang tunai di Bali tidak ada masalah dan malah pihaknya membantu memasok uang tunai untuk wilayah NTB.

“NTB juga perlu kami drop ke sana. Bali aman sekali bahkan bisa bantu lainnya. Malah masih lebih dan cukup manageable,” tambahnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer