Potensi Zakat Rp240 Triliun Belum Terkelola Baik

Oleh: Sholahuddin Al Ayyubi 05 Juni 2018 | 23:18 WIB
Umat muslim membayarkan zakat fitrah kepada panitia amil zakat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6)./Antara-M Agung Rajasa
Bisnis.com, JAKARTA--Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Syahrul Yasin Limpo memprediksi potensi zakat Indonesia bisa mencapai Rp240 triliun jika dikelola secara baik sehingga bisa membantu perekonomian umat muslim.
 
Menurutnya, zakat yang sudah terkumpul dewasa ini secara nasional hanya mencapai kurang dari Rp6 triliun. Padahal, jika umat muslim seluruh Indonesia membayar zakat sesuai ajaran rukun Islam, maka total nilai zakat secara nasional bisa terkumpul hingga mencapai Rp240 triliun.
 
"Baznas dan pakar pernah menaksir potensi zakat Indonesia mencapai Rp 250 triliun. Jika kelola dengan benar, Indonesia akan benar-benar kuat karena zakat," tuturnya, Selasa (6/5).
 
Dia mengajak masyarakat untuk membayar zakat ke Baznas maupun lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengumpulkan zakat. Menurut Syahrul, jika zakat terkumpul semua, maka nilainya bisa lebih dari tiga kali lipat total anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan mencapai Rp70 triliun pada 2019.
 
Menurutnya, Baznas akan punya cukup dana untuk membiayai pendidikan atau peningkatan ekonomi 8 kelompok penerima zakat. Dia juga berpandangan, 
kemajuan zaman dan perkembangan terknologi kini telah mempermudah siapapun untuk menyalurkan zakatnya.
 
"Amil zakat kan nanti dapat bagian dari zakat yang dikumpulkannya. Bagian amil itu tentu akan dipakai belanja atau kebutuhan lain. Itu mengerakkan perekonomian," ujarnya.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya