Wisman China Naik Lagi, Pariwisata Bali Menuju Arah Normal

Oleh: Feri Kristianto 04 Juni 2018 | 15:43 WIB
Suasana di Hotel Inna Grand Bali Beach/Ilustrasi-dok. Inna Grand Bali Beach

Bisnis.com, DENPASAR—Kunjungan wisatawan asal China pada April mulai menunjukkan peningkatan sebesar 4,89% atau sebanyak 516.777 orang dibandingakan bulan sama tahun lalu 51.413 orang.

Peningkatan itu berdampak terhadap kunjungan wisman secara kumulatif ke Bali mengalami kenaikan tipis 0,12% menjadi 1,82 juta orang dari sebelumnya 1,81 juta orang. Kepala BPS Bali Adi Nugroho mengatakan meskipun secara bulanan jumlah turis China mulai meningkat, secara periodik jumlah wisman China masih mengalami penurunan sebesar 17,46%.

“Ini kabar baik buat pariwisata Bali, artinya menuju arah normal kembali,” jelasnya, Senin (4/6/2018).

Berdasarkan kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada April 2018 adalah China (23,58%), Australia (17,61%), India (6,03%), Inggris (4,17%) dan Amerika Serikat (4,12%).

Dibandingkan dengan bulan Maret 2018, dari lima negara dengan jumlah wisman terbanyak, peningkatan jumlah wisman yang cukup tinggi berasal dari Tiongkok sebesar 10,83%. Wisman yang berasal dari Inggris mengalami penurunan jumlah wisman sebesar 5,06%.

Jika dibandingkan dengan April 2017 (y on y), Australia, Inggris dan Jerman mengalami penurunan. Dari sepuluh negara utama asal wisman, peningkatan tertinggi secara month to month dicapai oleh kedatangan wisman asal Prancis (89,42%), Tiongkok (10,83%), dan India (8,69%).

Pada April 2018 sebagian besar wisman ke Bali datang melalui bandara, yaitu sebanyak 516.143 kunjungan, sedangkan yang datang melalui pelabuhan laut sebesar 634 kunjungan.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya