Berkat Meghan Markle, Penjualan Emas di Amerika Meningkat

Oleh: Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh 25 Mei 2018 | 13:57 WIB
Berkat Meghan Markle, Penjualan Emas di Amerika Meningkat
Perhiasan emas./Bloomberg-Billy H.C. Kwok

Bisnis.com, JAKARTA - Meghan Markle membuat penjualan emas pada kuarter pertama 2018 di Amerika Serikat (AS) meningkat.

Menurut World Gold Council, tiga bulan pertama 2018 adalah bulan-bulan terkuat dalam penjualan emas sejak 2009.

Para pedagang emas mengatakan bahwa hal tersebut berkat Meghan Markle yang kini resmi menjadi istri Pangeran Harry. Meghan yang kini bergelar Duchess of Sussex sangat menyukai emas kuning.

"Saat Meghan masih bertunangan, kami melihat bahwa penjualan emas kuning meningkat dan di bulan terakhir semakin bertambah [penjualannya], penjualan emas kuning naik hampir 30% di tahun ini," ungkap David Borochov dari R&R Jewelers Kamis (24/5/2018) waktu setempat.

"Kami melihat bahwa kenaikan hampir 20% [dalam penjualan emas kuning] dari awal tahun ini," ungkap Nerik Shimunov, pemilik Crown Jewelers in New York.

Pada November 2017, Meghan dan Harry mengatakan kepada BBC bahwa emas kuning adalah favorit Meghan dan cincin pertunangannya dibuat dari emas kuning.

Setelah pertunangan Harry dan Meghan, penjualan emas di Chicago tepatnya di toko Daniel Levy Jewelry naik 10%

“Terutama karena surplusnya emas putih,” ungkap Daniel Levy.

Pembelian selebritas mempengaruhi penjualan perhiasan, kata Alistair Hewitt, Direktur Intelijen World Gold Council. Dari hasil penelitian pada 2016 menemukan bahwa 22% wanita AS yang membeli perhiasan atau fashion mewah itu karena mereka terinspirasi oleh majalah dan surat kabar, dengan 11% lainnya adalah pengaruh dari selebriti.

"Tidak mengherankan melihat liputan pernikahan kerajaan - termasuk pilihan cincin pertunangan dan cincin kawin - memengaruhi perilaku pembeli," katanya.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya