Pemkot Palembang Gandeng BPOM Perketat Pengawasan Selama Ramadan

Oleh: Dinda Wulandari 17 Mei 2018 | 09:08 WIB
Pemkot Palembang Gandeng BPOM Perketat Pengawasan Selama Ramadan
Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib (kedua kanan) saat audiensi dengan BPOM Sumatra Selatan, Rabu (16/5)/Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) akan memperketat pengawasan terhadap makanan, utamanya makanan berbuka puasa dan sahur, yang dijual di pasar-pasar bedug Kota Palembang selama Ramadan.

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan makanan yang dijual di pasar-pasar bedug sudah aman dikonsumsi konsumen, tanpa formalin dan sejenisnya. Pelaksanaan pengawasan nantinya akan melibatkan tim BPOM dan instansi terkait Pemkot.

"Nanti tim kami bersama BPOM akan keliling ke seluruh pasar bedug di Palembang, mengecek langsung kondisi makanan di sana. Jika memang ada pelanggaran akan langsung ditindak" paparnya saat menerima audiensi BPOM, Rabu (16/5/2018).

Sementara itu, Kepala BPOM Sumsel Dewi Prawitasari menyatakan pihaknya akan terus berkomitmen melakukan pengawasan terhadap pedagang-pedagang nakal yang memberikan bahan pengawet di dalam makanan yang dijualnya.

"Bersama Pjs Walikota Palembang, kami tadi sudah sepakat untuk melakukan pengawasan bersama, di mana nanti kami akan melakukan sidak. Selain dinas terkait, Pemkot Palembang juga akan menyertakan Satpol PP untuk mengawal kami, sehingga jika ditemukan pedagang nakal akan langsung ditindak," terangnya.

Dewi menjelaskan dalam waktu beberapa hari ini pihaknya sudah berhasil melakukan tindakan terhadap tiga produsen tahu dan mi di Palembang yang produknya positif mengandung formalin.

"Sudah kami tindak dan berkasnya sudah kami serahkan kepada kejaksaan untuk segera disidang. Kami berharap ini menjadi efek jera bagi produsen-produsen makanan yang nakal," tambahnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya