Seluruh Jalur Mudik di Jateng Siap Digunakan Saat Lebaran

Oleh: Yustinus Andri DP 16 Mei 2018 | 16:09 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) menjawab pertanyaan wartawan, di sela-sela diskusi Dwelling Time yang diselenggarakan Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (03/04/2018)./JIBI-Arif Budisusilo

Bisnis.com, SEMARANG—Seluruh jalur mudik melalui dan menuju Provinsi Jawa Tengah yang disiapkan Pemerintah dinyatakan dapat digunakan untuk arus mudik Lebaran 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jalan tol dari Jakarta menuju Surabaya yang melintasi sisi utara Jateng, diklaimnya telah 90% siap digunakan. Saat ini, Budi tengah menunggu tahap penyelesaian akhir beberapa ruas tol, sedianya akan dilakukan uji kelayakan pada 21 Mei 2018 mendatang.

“Di Jateng tinggal beberapa seksi saja, seperti di jalur menjelang masuk Semarang [Semarang-Batang] dan di jalur tol menuju Solo (Salatiga-Boyolali],” ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Adapun, untuk menyiasati kemacetan parah di beberapa pintu keluar tol yang menjadi titik temu dengan jalur nasional dan pusat keramaian, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa jalur.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan, pada arus mudik tahun ini, terdapat sejumlah ruas tol yang siap digunakan secara fungsional. Ruas tersebut adalah Semarang-Batang, Brebes-Pemalang, Pemalang-Batang dan Salatiga-Boyolali.

Adapun, untuk ruas tol Salatiga-Boyolali, dia menyebutkan terdapat satu jembatan yang belum selesai dikerjakan. Untuk itu pihaknya akan menyiasatinya dengan membuka jalur sementara di bagian bawah.

“Semarang-Batang dan Salatiga-Boyolali kita usahakan bisa dibuka secara fungsional waktu Lebaran, karena proses pengerjaan saat ini masih dilakukan,” kata Hanung.

Dia juga menyebutkan bahwa untuk ruas tol di Jateng yang dibuka secara operasional antara lain Pejagan-Brebes (13,64 Km), Semarang-Salatiga ( 43,2 Km) dan Solo-Mantingan (55 Km). Dia pun menjanjikan akan terus melakukan pemantauan, agar pada H-6 Lebaran jalur tol fungsional tersebut sudah dapat dibuka.

Selain itu, Hanung juga telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di sejumlah titik jalur mudik di Jateng. Titik kemacetan yang diantisipasi tersebut antara lain pintu keluar tol Brebes Timur, pintu keluar tol Batang-Semarang di Ngaliyan, gerbang tol Manyaran dan gerbang tol Salatiga.

Sementara itu, selain jalur tol, Budi juga mengklaim bahwa seluruh jalan nasional yang melintas di Jateng sudah dalam kondisi baik dan dapat dilalui pemudik dengan lancar. Untuk itu dia meminta kepada para pemudik untuk tidak memaksakan diri masuk tol, lantaran kondisi jalan nasional juga dalam kondisi yang baik.

Untuk moda udara, dia menyebutkan bahwa terminal baru Bandara Ahmad Yani akan siap digunakan saat libur Lebaran 2018. Selain itu, dia juga menyebutkan bandara Adi Sumarmo, Surakarta telah siap menyambut pemudik yang menuju daerah di bagian selatan Jateng,

“Keterangan terakhir yang saya dapatkan terminal baru Bandara Ahmad Yani sudah siap operasional dengan kondisi soft opening saat Lebaran nanti,” katanya.

Adapun untuk mudik melalui jalur laut, Budi juga mengaku telah mendapat kepastian mengenai kesiapan Pelabuhan Tanjung Emas menyambut pemudik. Kemenhub bahkan telah menyiapkan program kuota mudik gratis dengan kapal laut untuk 30.400 orang dan 15.200 unit sepeda motor, dengan trayek Pelabuhan Tanjung Priok-Pelabuhan Tanjung Emas.

Sebelumnya, kesiapan untuk menyambut pemudik Lebaran 2018 juga diungkapkan I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra, CEO Pelindo III. Dia memperkirakan sekitar 4.500 orang penumpang akan memenuhi Pelabuhan Tanjung Emas selama arus mudik tahun ini.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya