Walikota Risma Siapkan Trauma Center Anak Korban Bom

Oleh: Peni Widarti 15 Mei 2018 | 20:29 WIB
Walikota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) saat meninjau lokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018)./ANTARA-M Risyal Hidayat

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan Trauma Center untuk mendampingi anak-anak korban bom di Surabaya termasuk membiayai pendidikan sekolah.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan Trauma Center tersebut tidak hanya dari tim pemkot tapi juga gabungan anggota lainnya seperti psikolog dari kepolisian.

"Sejak awal peristiwa, tim psikolog kita sudah mendampingi pihak keluarga korban bom. Nanti kami juga akan dampingi mereka di sekolah atau di kelas," katanya dalam rilis, Selasa (15/5/2018).

Dia mengatakan Pemkot Surabaya juga membantu pemakaman korban agar lancar, mengawal dan memfasilitasi pengiriman jenazah dan juga berencana menanggung biaya pendidikan salah satu anak korban.

"Sekarang masih kami hitung semuanya," katanya.

Berkaca pada peristiwa bom tersebut, Risma meminta agar ada tindakan pencegahan atau deteksi dini terhadap aksi-aksi teror. Salah satunya dengan melakukan pendataan yang ketat terhadap warga terutama yang mencurigakan.

"Nanti malam saya akan ketemu dengan RT/RW. Besok pagi saya akan ketemu dengan kepala sekolah dan siangnya saya akan ketemu dengan takmir masjid untuk melakukan deteksi dini hal-hal seperti ini,” tegasnya.

Di pintu masuk Kota Surabaya seperti bandara, Risma meminta agar disiapkan alat pendeteksi oleh tim imigrasi dan kepolisian.

"Alat pendeteksi dini sedang disiapkan, semoga segera selesai. Nanti kalau sudah siap akan saya sampaikan," imbuhnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya