Ramadan dan Galungan, Stok Elpiji di Bali Ditambah 15%

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 09 Mei 2018 | 16:10 WIB
Ramadan dan Galungan, Stok Elpiji di Bali Ditambah 15%
Pekerja menyusun tabung gas elpiji/JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, DENPASAR -- PT Pertamina (Persero) menambah stok elpiji bersubsidi dan nonsubsidi sebanyak 15% di Bali untuk mengantisipasi kebutuhan Bulan Ramadan dan Hari Raya Galungan.

Sales Executive LPG Bali Pertamina Rainier Axel Gultom mengatakan dengan tambahan kuota ini maka ketersedian gas elpiji di Bali akan aman selama bulan Ramadan dan Hari Raya Galungan.

Adapun biasanya, setiap Bulan Ramadan dan Hari Raya Galungan, Pertamina akan menambah stok masing-masing hingga 10%. Namun, karena Bulan Ramadhan yang berbarengan dengan hari raya Galungan maka jumlah stok ditingkatkan menjadi 15%.

Pada kondisi normal, konsumsi gas elpiji bersubsidi di Bali mencapai 640 metric ton (MT) selama satu hari atau sebanyak 19.500 MT selama satu bulan.

Sehingga, dengan penambahan kuota 15%, selama Bulan Ramdahan dan Hari Raya Galungan akan ada sebanyak 22.425 MT gas elpiji bersubsidi.

Sementara, untuk gas elpiji nonsubsidi penambahannya mencapai 1.380 MT selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Galungan dari sebelumnya kondisi normal sebanyak 1.200 MT selama satu bulan.

Khusus untuk Hari Raya Galungan yang jatuh pada akhir Mei 2018, dalam satu harinya akan ditambah stok hingga 30% menjadi 832 MT untuk elpiji bersubsidi dan 52 MT untuk elpiji non subsidi.

Penambahan stok ini dimulai dari tanggal 24 Mei 2018 hingga 27 Mei 2018.

"Sebenarnya kalau konsumsi mengingat kita (Bali) mayoritas non muslim memang akan lebih banyak fokus ke Galungan, kalau biasanya juga masa ramdhan tidak ada gejolak," katanya kepada Bisnis, Rabu (9/5/2018).

Kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan antisiapsi tambahan apabila terjado kekurangan stok gas elpiji.

Antisipasi itu mulai dari penyaluran gas elpiji langsung ke pangkalan pertamina terutama SPBU hingga bekerja sama dengan gerai toko di seluruh Bali untuk menyalurkan produk-produk gas elpiji.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya