KUNJUNGAN WISMAN : Wisata Raja Ampat Tarik Banyak Peminat

Oleh: Amri Nur Rahmat 04 Mei 2018 | 02:00 WIB
Keindahan salah satu objek wisata bawah laut di Raja Ampat./Bisnis-Fariz Fadhilah

RAJA AMPAT — Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengklaim tingkat kunjungan wisatawan asing ke destinasi Raja Ampat, Papua Barat, mencatat pertumbuhan hingga 7% secara tahunan.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati mengatakan tren tersebut menunjukkan jika destinasi wisata berbasis bahari yang dimiliki semakin dikenal oleh khalayak internasional.

Sebagai gambaran, paparnya, arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Raja Ampat mencapai sekitar 27.000 orang pada tahun lalu dan mengunjungi titik-titik destinasi di daerah tersebut.

Pada 2018, pergerakan kunjungan wisatawan mancanegara sudah menyentuh level dua digit dari sisi pertumbuhan.

“Kunjungan wisatawan mancanegara terus naik dari tahun ke tahun, akses penerbangan juga semakin banyak. Lebih memudahkan turis asing menjangkau Raja Ampat,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (3/5).

Di sisi lain, Faris mengemukakan serangkaian langkah pembenahan juga dilakukan secara simultan pada berbagai aspek agar industri pariwisata Raja Ampat bersifat berkelanjutan.

Dia menjelaskan, upaya pembenahan di antaranya aspek sistem pelayanan, lalu sisi penyediaan infrastruktur penunjang yang representatif bagi wisatawan hingga stabilitas harga.

Adapun khusus stabilisasi harga dilakukan agar harga yang diterima wisatawan bisa lebih kompetitif sehingga memberikan kenyamanan para wisatawan.

“Kami benahi semuanya, sistem, termasuk pajak dan lainnya. Terutama untuk harga transportasi untuk akses ke titik-titik destinasi, lalu besaran harga jasa akomodasi sesuai dengan klasifikasinya, baik homestay, penginapan maupun resor,” papar Faris.

Dalam mendukung serangkaian pembenahan tersebut, Pemkab Raja Ampat mengalokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar pada tahun ini termasuk pula untuk kebutuhan promosi wisata.

Di sisi lain, beberapa investor asing yang bergerak pada sektor hospitality juga telah bersiap untuk melakukan ekspansi di Raja Ampat.

“Sudah ada beberapa, seperti Aston International dan Swissbell yang berencana membangun resor di Raja Ampat. Kami siap memfasilitasi karena orientasinya juga ingin mendukung pertumbuhan pariwisata Raja Ampat,” ucap Faris.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada jaringan perhotelan internasional yang telah merealisasikan ekspansi di Raja Ampat, di mana salah satunya Le Meridien untuk hotel dan resor berkualifikasi premium di Waisai Raja Ampat.

Raja Ampat merupakan kabupaten di wilayah administrasi Provinsi Papua Barat dengan letak tepat berada di ‘kepala burung’ Pulau Papua.

Secara umum, geografis Raja Ampat terdiri dari banyak pulau karang yang tersebar hampir merata pada seluruh titik di wilayah administratif.

Editor: Roni Yunianto

Berita Terkini Lainnya