TRUK MASUK JURANG, 1 Pesilat PSHT Meninggal, 5 Luka Berat

Oleh: Abdul Jalil 30 April 2018 | 07:54 WIB
TRUK MASUK JURANG, 1 Pesilat PSHT Meninggal, 5 Luka Berat
Petugas kepolisian melakukan rekonstruksi pascakecelakaan./ANTARA-Umarul Faruq

Bisnis.com, MADIUN—Satu orang pesilat yang merupakan salah satu dari penumpang truk yang masuk di jurang di Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, meninggal dunia. Pesilat itu meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Dr. Soedono, Kota Madiun, Minggu (29/4/2018) malam.

Pesilat yang dikabarkan meninggal yaitu bernama Aris Sansita.

Kasatlantas Polres Madiun, AKP Imam Mustolih, mengatakan saat ini korban yang mengalami luka ringan sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit. "Yang luka ringan sudah dipulangkan," jelas dia, Minggu malam.

Imam menuturkan saat ini masih ada dua korban dalam peristiwa nahas itu yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Saat ini polisi masih memeriksa sopir truk berpelat nomor AE 8178 BC itu. Polisi juga telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, truk yang mengangkut rombongan pesilat dari perguruan PSHT mengalami kecelakaan dengan masuk ke jurang sedalam 20 meter di Desa Suluk, Kecematan Dolopo, Minggu sekitar pukul 13.40 WIB. Sebanyak 36 pesilat mengalami luka-luka, lima di antaranya mengalami luka berat.

Para pesilat ini hendak pulang ke rumah setelah mengikuti kegiatan long march dan pendadaran kenaikan tingkat di Ngebel, Ponorogo.

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya