SPEKTRUM : Aksi Cuci Gudang

Oleh: Fatkhul Maskur 30 April 2018 | 02:00 WIB
SPEKTRUM : Aksi Cuci Gudang
Fatkhul Maskur

Hajat dunia otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran ditutup kemarin, Minggu (29/4). Banyak hal menarik yang ditampilkan dalam pameran 11 hari yang dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo itu.

Kehadiran Presiden membawa makna tersendiri. Presiden sempat berkeliling arena, mendatangi stan-stan. Selain melihat-lihat produk, Presiden sempat berfoto ria, memberi wejangan para peserta, hingga membubuhkan tanda-tangan.

IIMS 2018 diikuti sedikitnya 35 merek kendaraan dan lebih dari 350 perusahaan industri pendukung. Mereka memanfaatkan ajang ini untuk peluncuran produk, mulai dari produk konsep, produk serba baru, maupun sekadar penyegaran.

Mitsubishi meluncurkan Pajero Sport edisi terbatas dan New Triton Athlete, di samping membawa Xpander. Honda memperkenalkan secara perdana global (world premiere) Small RS Concept. DFSK meluncurkan sport utility vehicle Glory 580. Wuling Motor membesut Cortez 1,5L.

Tak disangka, Suzuki melakukan world premiere All New Ertiga. Pasalnya, pasar Ertiga sedang kinclong sejak muncul 5 tahun lalu di Auto Expo 2012, New Delhi.

Keputusan mengakhiri produksi saat masih laku keras bukan tanpa alasan. Selain nama baik yang tetap tertanam dibenak konsumen, kecil risiko stok barang akan menumpuk di gudang. Makin bersih gudang, makin untung lantaran cepatnya perputaran barang.

Suzuki menyebutnya sebagai ‘cuci gudang’. Bahkan, Suzuki menawarkan potongan harga cukup besar untuk setiap pembelian model lama Ertiga, yakni Rp31 juta. Ini agar gudang tidak menumpuk, sementara pabrik dituntut terus berproduksi.

Bagi pengusaha, penumpukan stok adalah kehilangan potensi pendapatan alias merugi.

***

Suzuki tak sendiri meski nama dan bentuk bisa beda. Bagi produsen, utilitas harus dipacu. Terlebih, kapasitas terpasang pabrik mobil di Indonesia belum optimal.

Sementara di saat pasar domestik yang tumbuh tidak terlalu kuat, pabrikan mencoba merangsang pasar dengan menawarkan produk baru. Program cuci gudang alias promo pun diusung.

Dari sisi inovasi produk, tampak di IIMS 2018 kian banyak saja model baru bermunculan, mulai dari yang serba baru (all new), penyegaran (facelift) hingga minor change.

Kompetisi kian sengit dengan hadirnya pemain baru, seperti Wuling Motor dan Dongfeng Sokonindo (DFSK), serta bangkitnya beberapa merek yang sebelumnya tiarap seperti Audi dan Peugeot.

Namun, pabrikan tetap dituntut menjaga gudangnya ‘tetap bersih’. Tampaknya, IIMS 2018 dimanfaatkan sebagai momentum untuk memacu penjualan sarat promosi.

Honda misalnya, menghadirkan paket bunga murah 2,1% hingga 4 tahun, TDP ringan Rp2 juta serta cicilan Rp1 juta--Rp7 juta. Ada juga promo hadiah seperti free voucher taksi online Rp2,1 juta, grand prize 50 voucher liburan dan hadiah sepeda lipat.

Mitsubishi Motors beraksi juga. Pembelian Xpander dikemas dengan paket gratis biaya jasa atau suku cadang hingga 50.000 km atau 3 tahun. Pembeli Xpander dan Outlander Sport dapat gratis film kaca Konica Minolta, sedangkan Pajero Sport dengan V-Kool. Ada pula gratis voucher belanja hingga Rp1 juta.

DFSK yang merilis sport utility vehicle Glory 580 menawarkan Spesial Pre-Sale Promo dengan cash back Rp15 juta. Bahkan ada Super Warranty atau garansi resmi selama 7 tahun atau hingga mencapai 150.000 km.

Eurokar Motors, distributor resmi Mazda, juga menawarkan potongan harga untuk MPV Biante sebesar Rp80 juta, bahkan lebih. Diskon harga tak hanya Biante, tetapi beberapa model dengan VIN (vehicle identification number) 2017.

Apa yang dilakukan Eurokars, DFSK, Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan para agen pemegang merek mobil lainnya adalah strategi ‘membersihkan’ gudang. Sebab, penumpukan di gudang adalah biaya, sekaligus hilang potensi pendapatan.

Yakinlah, program cuci gudang belum akan berhenti. Apalagi, pasar diprediksi belum bertumbuh kuat sementara pabrikan tidak akan terus berlomba-lomba menawarkan produk-produk inovasinya.

Editor: Inria Zulfikar

Berita Terkini Lainnya