Formulir Ujian SBMPTN Panlok 55 Malang Habis

Oleh: Newswire 26 April 2018 | 10:38 WIB
Formulir Ujian SBMPTN Panlok 55 Malang Habis
Ilustrasi./Antara

Bisnis.com, MALANG—Formulir untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Panitia Lokal (Panlok) 55 Malang sebanyak 1.790 formulir sudah ludes sejak beberapa hari lalu.

Menurut Humas Panlok 55 Malang Kotok Gurito di Malang, Jawa Timur, Kamis, sejak dibukanya pendaftaran (18/4) formulir UTBK sudah diserbu pendaftar, bahkan dalam kurun waktu tiga hari (18-20/4) sudah ludes.

"Formulir UTBK sebanyak 1.790 itu menyesuaikan dengan perangkat pendukungnya (komputer), sebab komputer yang disediakan untuk UTBK saintek hanya 750 unit, sosial humaniora 850 komputer dan campuran 190 komputer," kata Kotok yang juga Kahumas Universitas Brawijaya (UB) Malang tersebut menyinggung serapan formulir untuk Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC).

Kotok mengatakan hingga kemarin (Rabu, 25/4) sudah terserap 34.014 formulir, dengan rincian saintek mencapai 14.881 formulir, sosial humaniora 15.959 formulir dan campuran mencapai 3.174 formulir.

Artinya, kata Kotok, serapan formulir UTBC rata-rata lebih dari 94 persen dari kuota yang disediakan. "Pendaftaran SBMPTN dibuka hingga besok (27/4). Jumlah pendaftar meningkat setelah adanya pengumuman Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada 17 April lalu," ujarnya.

Panlok 55 terdiri dari tiga PTN, yakni Universitas Brawjaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki). Ujian SBMPTN akan dilaksanakan pada 8 Mei 2018 sekaligus daftar ulang bagi mereka yang diterima di SNMPTN di masing-masing PTN penerima.

Jika mengacu pada keinginan Rektor UB Prof Muhammad Bisri belum lama ini, yang akan mengurangi kuota untuk mahasiswa baru jenjang sarjana strata 1 (S1) dan memperbanyak jenjang pascasarjana (S2 dan S3), UB hanya akan menerima mahasiswa baru pada 2018 sekitar 11.700 orang.

Dari 11.700 mahasiswa baru itu, ada tiga jalur untuk bisa diterima di UB, akni jalur SNMPTN sebanyak 30 persen, SBMPTN 40 persen dan jalur mandiri 30 persen. UB ingin memaksimalkan dan meningkatkan kualitas lulusan dan kompeten sesuai bidang masing-masing agar tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lain.

Untuk komposisi ideal mahasiswa di sebuah perguruan tinggi, meskipun tidak sama 50 persen, paling tidak untuk jenjang S1 70 persen dan selebihnya program magister dan doktoral.

"Komposisi 70:30 sudah cukup ideal, namun untuk mencapai angka itu tidak mudah. Oleh karenanya, kami memulainya dari pengurangan kuota maba S1 dan menambah kuota program S2 maupun S3," tutur Rektor UB Prof Muhammad Bisri, belum lama ini.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya