Jiwasraya Surabaya Incar Premi Rp1 Triliun

Oleh: Peni Widarti 25 April 2018 | 08:03 WIB
Jiwasraya Surabaya Incar Premi Rp1 Triliun
Kepala Kantor Cabang Surabaya PT Asuransi Jiwasraya, Dwi Laksito saat diwawancarai media di sela-sela acara Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2018 di Surabaya, Selasa (24/4/2018)./Bisnis

Bisnis.com, SURABAYA - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Cabang Surabaya tahun ini tengah mengincar perolehan premi Rp1 triliun salah satunya dengan memperbesar nasabah segmen ritel.

Kepala Kantor Wilayah Surabaya Jiwasraya Dwi Laksito mengatakan target perolehan premi tahun ini lebih tinggi 2 kali lipat dari capaian tahun lalu yakni Rp500 miliar, dan pembayaran klaim Rp300 miliar.

"Seperti yang ditetapkan BOD, tahun ini kita harus fokus pada ritel karena potensi di Surabaya sangat besar, tapi tidak melupakan sektor korporasi," katanya seusai menerima penghargaan Indonesia Marketeers Festival (IMF) 2018, Selasa (24/4/2018).

Dia menjelaskan selama ini komposisi premi Jiwasraya cabang Surabaya untuk sektor ritel masih sekitar 12%-13% atau Rp70 miliar dari premi tahun lalu.

"Di cabang Surabaya masih banyak potensi yang belum tergarap karena kami belum punya infrastruktur yang memadai, misalnya seperti kawasan yang bersinggungan misalnya wilayah Sepanjang yakni antara Mojokerto dengan Sidoarjo, juga sekitaran Gresik dan Lamongan," jelasnya.

Dwi menjelaskan Jiwasraya telah melakukan pemetaan pasar dalam 3 kategori. Pertama, pasar jangka pendek yakni melakukan follow up calon nasabah repeat bisnis dari data base Badan Pelatihan dan Pendidikan Keuangan (BPPK) yang punya potensi 80.000 peserta.

Kedua, market jangka menengah yakni melalukan follow up nasabah asuransi yang sudah closing premi jangka pendek untuk diarahkan menuju jangka menengah.

Ketiga, membuka pasar baru terutama di kantor cabang yang tidak memiliki portofolio korporasi. Seperti nasabah korporasi dengan Semen Gresik yang kantor dan pabriknya sekarang ada di Tuban, dengan SKK Migas dan juga Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur.

"Di Mojokerto sudah dibuka kerja sama dengan BPD Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang akan dijadikan target market ritel," imbuh Dwi.

Dwi menambahkan, Jiwasraya optimistis tahun ini mampu mencapai target tersebut seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat dalam berasuransi. Selain itu, lanjutnya, ada BPJS yang bersifat mandatori membuat masyarakat semakin teredukasi tentang pentingnya berasuransi.

Adapun Asuransi Jiwasraya cabang Surabaya hingga akhir 2017 telah memiliki 88.000 nasabah. Cabang Surabaya membawahi 6 cabang di Jatim yakni Surabaya Utara, Surabaya Selatan, Surabaya Timur, Bojonegoro, Mojokerto dan Pamekasan.

 

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya