Program Double Track SMA: Lulus Sekolah Dapat Sertifkat Keahlian

Oleh: Peni Widarti 23 April 2018 | 21:49 WIB
Program Double Track SMA: Lulus Sekolah Dapat Sertifkat Keahlian
Siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 2 Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/4)./Antara-Zabur Karuru

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun ini gencar melaksanakan program Double Track SMA guna mengisi kekosongan tenaga kerja dalam proses industrialisasi di Jatim.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo mengatakan kekosongan industrialisasi di Jatim terlihat dari adanya 90.000 peluang kerja di Jatim yang tidak bisa diisi karena kompetensi. Hal tersebut membuat Pemprov Jatim harus mengambil langkah cepat dengan menjalan kan program Double Track SMA.

"Penerapan konsep Double Track untuk menghadapi pertarungan global dan mengisi tenaga kerja di industri merupakan pengambilan keputusan penting karena di dalamnya terdapat link and match antara pendidikan dan lowongan tenaga kerja," jelasnya dalam rilis, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan bahwa konsep double track tersebut juga menjadi solusi mengatasi permasalahan siswa lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke jenjang yang yang lebih tinggi. Dalam program tersebut, SMA akan disisipi kurikulum kompetensi yakni pendidikan vokasional.

Adapun keahlian yang diberikan di SMA yakni seperti bidang teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, agrobisnis dan agro teknologi, perikanan dan kelautan, bisnis dan manajemen, pariwisata, seni rupa dan kriya, serta seni pertunjukkan. 

“Begitu lulus dari Double Track ini, para siswa SMA akan mendapatkan sertifikat dari BSN. Jadi, saat mereka tidak bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi, mereka tetap bisa bekerja sesuai keahlian yang dimiliki,” katanya. 

Sementara itu, untuk non formal dilakukan melalui penyelenggaaan Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar internasional, SMK Mini dan Bosda Madin. 

Dinas Pendidikan Jatim mencatat jumah SMAN di Jatim ada 423 unit terdiri dari 379 akreditasi A, 30 akreditasi B, 2 akreditasi C, dan 12 belum terakreditasi. Sedangkan jumlah SMA swasta sebanyak 1.109 unit yang terdiri dari 294 akreditasi A, 438 akreditasi B, 90 akreditasi C, dan 287 belum terakreditasi. 

Selain Double Track, Pemprov Jatim juga mengembangkan sekolah khusus membangun karakter wawasan kebangsaan pada SMAN Taruna Nala di Malang dan SMAN Taruna Angkasa di Madiun. 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya