Jembatan Ujung Galuh Ditutup 24/4, Ada Uji Beban

Oleh: Peni Widarti 23 April 2018 | 21:06 WIB
Jembatan Ujung Galuh Ditutup 24/4, Ada Uji Beban
Jembatan Ratna yang kini berganti nama Jembatan Ujung Galuh di kawasan Ngagel, Kota Surabaya/Antara-Abdul Hakim

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akan menutup Jembatan Ujung Galuh untuk sementara waktu pada Selasa 24 April 2018 untuk melakukan pengecekan kualitas beban jembatan sebelum diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Jembatan Ujung Galuh dulunya bernama Jembatan Ratna. Pemkot Surabaya melakukan revitalisasi agar jembatan dengan nama baru Ujung Galuh tersebut menjadi salah satu ikon Kota Surabaya.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Ridho Nur Wahab mengatakan pengecekan kualitas beban jembatan tersebut dilakukan bersama dengan tim ITS.
"Kami akan uji beban jembatan dengan meletakkan 8 truk masing-masing membawa beban 25 ton. Sehingga nanti beban di atas jembatan adalah 200 ton, dan nanti akan diukur dengan alat, apakah jembatan itu ada penurunan atau tidak," jelasnya dalam rilis, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan pengecekan kualitas beban jembatan akan dilakukan mukai pukul 07.30-18.00 sehingga jembatan tersebut akan ditutup dan lalu lintas jalan akan dialihkan. 
"Pengecekan ini perlu dilakukan karena kami mau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kami berharap pengecekan cepat selesai sehingga warga bisa melintasi jembatan ini lagi," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas akibat Jembatan Ujung Galuh itu ditutup sementara.
"Arus lalu lintas yang paling signifikan nantinya akan terjadi di Jalan Darmo Kali sisi utara. Sebab, di jalan itu akan diberlakukan kembali arus dua arah dan akan ada 30 petugas dikerahkan di sana," katanya.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya