Hii.. Barang-barang Ini Mesti Rutin Diganti Agar Tak Jadi Sarang Bakteri!

Oleh: Newswire 09 April 2018 | 10:50 WIB
Hii.. Barang-barang Ini Mesti Rutin Diganti Agar Tak Jadi Sarang Bakteri!
Ilustrasi/Thelinenfactory

Bisnis.com, JAKARTA -- Menjaga rumah agar tetap bersih dan higienis membutuhkan kerja keras serta konsistensi. Pasalnya, sapu dan pel saja tidak akan cukup.

Tahukah Anda jika ada banyak barang di rumah yang harus diganti secara rutin karena menjadi tempat berkumpulnya bakteri?

Tidak jarang kita malas mengganti barang-barang yang ada hingga benar-benar terlihat kotor. Padahal, hal itu bisa membuat kita terjangkit penyakit.

Berikut barang-barang yang masuk dalam kategori tersebut, seperti dilansir dari Antara, Senin (9/4/2018):

Sikat gigi
Kebersihan gigi sangatlah penting. Untuk itu, menyikat gigi sehari dua kali perlu dilakukan.

Tetapi, terkadang kita lupa mengganti sikat yang digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut.

"Anda harus mengganti sikat gigi atau kepala sikat gigi elektrik setiap tiga bulan, kecuali sikatnya sudah rusak lebih cepat dari itu," kata dokter gigi Ben Atkins kepada Netmums.

Anak kecil biasanya lebih cepat menyikat gigi ketimbang orang dewasa, sehingga sikat gigi mereka harus lebih sering diganti.

Sisir
Sisir yang sering dipakai bisa mengandung banyak kuman dari rambut. Penata rambut selebriti Jamie Stevens menyarankan untuk membersihkan sisir setidaknya sekali dalam sepekan dan membeli yang baru setiap tahun.

"Bersihkan sisir di air sabun yang panas, lalu bersihkan dari rambut-rambut yang tersangkut. Semprot dengan disinfektan untuk membunuh kuman yang tersisa," jelasnya.

Sandal rumah
Ketika memakai sandal di dalam rumah setelah seharian beraktivitas, Anda mungkin tidak memikirkan betapa kotornya benda itu.

"Anda harus berhati-hati terhadap apapun yang bersentuhan dengan kulit," ujar pakar kebersihan Profesor Sally Bloomfield.

Anda harus mencuci sandal secara rutin untuk mengurangi risiko infeksi dan menggantinya setiap enam bulan. Sekali Anda mengalami infeksi jamur, maka ada memiliki kemungkinan untuk kembali mengalaminya.

Spons
Spons yang dipakai untuk membersihkan kamar mandi atau dapur harus dibuang tiap pekan. Jika Anda memikirkan jumlah debu yang terakumulasi di dalam rumah, hal ini tidaklah mengejutkan.

Matras
Rata-rata orang akan menghabiskan sekitar 25 tahun hidupnya untuk tidur. Oleh karena itu, jika Anda tidak tidur di kasur yang bagus, efek sampingnya akan merugikan kesehatan.

Menurut The Sleep Council, Anda harus membeli kasur baru setiap delapan tahun karena baru bisa memberi kenyamanan dan dukungan yang tepat untuk tubuh.

Karpet
Bayangkan jumlah kotoran yang ada di karpet yang selalu Anda injak setiap hari. Karpet dapat berisi segala macam bakteri, baik dari tumpahan makanan ataupun kaki yang kotor.

Karpet harus diganti setiap 5-15 tahun, tergantung jenisnya. Karpet yang bahannya lebih mudah kotor harus lebih cepat diganti.

Kontainer plastik
Anda yang sering membawa bekal dalam tempat makan plastik juga harus berhati-hati. Bila kotak plastik yang dipakai sudah tergores atau dipakai untuk memanaskan makanan di dalam micorwave, mungkin makanan Anda sudah terpapar toksin berbahaya.

Pastikan untuk mengganti tempat makan plastik setidaknya setiap enam bulan.

Wajan
Tidak disarankan untuk memasak di wajan yang sudah tergores. Anda harus mengganti wajan setidaknya 3-5 tahun sekali.

Pasalnya, memasak dengan wajan yang sudah tidak mulus bisa berpotensi membuat makanan terpapar komponen yang tak baik untuk tubuh.

Handuk mandi
Tidak ada yang lebih nyaman dari mengeringkan tubuh dengan handuk baru yang lembut. Kita tahu kapan handuk harus diganti, yakni ketika seratnya sudah kasar saat disentuh.

Ketika handuk sudah tidak bisa menyerap air sebaik dulu, saat itulah bakteri akan lebih mudah berkembang biak di permukaannya. Untuk itu, gantilah handuk setiap 1-3 tahun.

Bantal
Jika Anda tidak mencuci bantal setidaknya tiga bulan sekali, berarti Anda membenamkan wajah ke dalam benda yang penuh kotoran.

"Bantal tua yang tidak dicuci bisa mengandung setidaknya 10% kulit mati serta debu dan kotoran yang mengandung alergen," sebut The Sleep Council.

Untuk itu, disarankan untuk mengganti bantal setiap 2-3 tahun.

Sumber : Antara

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya