Pameran Material Bangunan Surabaya Targetkan 15.000 Pengunjung

Oleh: Peni Widarti 28 Maret 2018 | 13:07 WIB
Pameran Material Bangunan Surabaya Targetkan 15.000 Pengunjung
Arena pameran material bangunan dan teknologi di ajang The 13th Indonesia Building Technology Expo di Grand City Surabaya, Rabu (28/3/2018)./Bisnis-Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Gelaran The 13th Indonesia Building Technology Expo Surabaya menargetkan bisa menarik 15.000 pengunjung selama pameran berlangsung.

Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama Dadan Kushendarman, selaku penyelenggara pameran mengatakan target pengujung tersebut merupakan target potensial yang bakal tertarik untuk order produk teknologi, material bangunan maupun furnitur di pameran tersebut.

"Gelaran tahun lalu pengunjungnya mencapai 18.000 orang, tapi kurang efektif. Jadi targetnya diturunkan 15.000 tetapi mereka potensi untuk kerja sama dengan para tenant," katanya di sela-sela The 13th Indonesia Building Technology Expo Surabaya, Rabu (28/3/2018).

Pameran yang berlangsung selama 5 hari mulai 28 Maret-1 April 2018 di Grand City Surabaya itu melibatkan 50 peserta, sebanyak 21 peserta di antaranya merupakan industri kecil menengah (IKM) yang kebanyakan bergerak di bidang mebel, dan sisanya merupakan pabrikan material bangunan dan teknologi.

"Dalam pameran ini diharapkan sasarannya ada kerja sama semi B2B, walapun sebagian peserta ada yang ritel juga, kira-kira 10% nya," katanya.

Adapun kebanyakan peserta IKM berasal dari Sumenep Madura, Pasuruan hingga Ngawi yang memiliki industri mebel terbanyak. Sedangkan peserta pabrikan merupakan prinsipal dari Jakarta.

Selain gelaran pameran, terdapat kegiatan pararel lainnya seperti seminar bangunan arsitek, talkshow arsitektur dan interior, presentasi produk, hingga pameran proyek arsitek.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, A. Basuki menambahkan produk UMKM sangat menopang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur selama ini. Bahkan UMKM telah berkontibusi sekitar 54,9% terhadap perekonomian Jatim.

"Dari situ Pemprov Jatim terus berupaya mendorong para UKM ini salah satunya memberikan fasilitas gratis seperti legalitas dan standarisasi produk. Selain itu kita fasilitasi pameran gratis untuk UKM yang mau promosi di regional, nasional, maupun luar negeri," ujarnya.

 

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya