Bulog Madiun Jaga Pasokan & Stabilitas Harga Selama Ramadan-Lebaran

Oleh: News Writer 30 Juni 2017 | 20:44 WIB
Bulog Madiun Jaga Pasokan & Stabilitas Harga Selama Ramadan-Lebaran
Ilustrasi/JIBI

Bisnis.com, MADIUN--Perum Bulog Subdivre IV Madiun gencar melakukan gerakan stabilisasi pangan (GSP) yang merupakan program pusat guna menjaga pasokan dan kestabilan harga pangan di wilayah kerjanya selama momentum bulan Ramadhan dan Lebaran 2017 berlangsung.

"Kami terus memantau dan melakukan GSP jika dirasa perlu untuk menjaga pasokan dan harga sejumlah komoditas yang menjadi tanggung jawab Bulog, agar tetap stabil," ujar Kepala Perum Bulog Subdivre IV Madiun Agus Supriyanto dihubungi, Jumat (30/6/2017).

Menurut dia, dalam gerakan tersebut Bulog setempat menyalurkan komoditas pangan ke pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah kerjanya. Sehingga, jika stok pangan di pasar melimpah, maka harga pangan akan turun dan stabil.

Adapun sejumlah komoditas yang menjadi tanggung jawab Bulog saat ini antara lain, beras dengan kualitas medium dan premium, gula pasir, minyak goreng, daging beku, kedelai, bawang merah, dan bawang putih.

Ia menjelaskan penggelontoran sejumlah komoditas tersebut dilakukan dengan menggelar operasi pasar pada saat bulan Ramadhan lalu yang bekerja sama dengan instansi terkait.

Selain itu, penggelontoran sejumlah komoditas tersebut juga dilakukan di Rumah Pangan Kita (RPK) yang ada di wilayah kerjanya. Sejauh ini sudah ada 148 RPK yang tersedia di wilayah kerja Subdivre IV Madiun yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

"RPK-RPK tersebut menjual komoditas Bulog dengan harga eceran tertinggi atau HET yang telah ditentukan. Sehingga lebih murah," kata dia.

Pihaknya menjamin, dengan gerakan stabilisasi pangan yang dilakukannya tersebut, harga komoditas bahan pokok di wilayah Madiun dan Ngawi dalam kondisi stabil. Kalaupun terjadi kenaikan, hal itu masih dalam batas wajar karena tingginya permintaan konsumen saat Lebaran.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, harga beras tergolong stabil. Dimana untuk beras jenis medium berkisar antara Rp8.500 hingga Rp9.000 per kilogram, beras premium berkisar antara Rp10.000 hingga Rp10.500 per kilogram.

Gula pasir stabil Rp12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp11.500 per liter, bawang merah Rp29.500 per kilogram, bawang putih di kisaran Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram, kedelai Rp8.500 per kilogram, dan cabai rawit Rp33.500 per kilogram.

Sumber : Antara

Editor: News Editor

Berita Terkini Lainnya