BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi

Oleh: News Writer 30 Juni 2017 | 19:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan dini adanya gelombang tinggi di sejumlah perairan yang berlaku selama arus balik pada 30 Juni sampai dengan 1 Juli pukul 07.00 WIB.

Peringatan itu diumumkan oleh Prakirawan BMKG Rismanto Effendi dalam pernyataan tertulisnya yang dipasang di pos pelayanan terpadu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat.

"Untuk tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter (ombak sedang) diperkirakan terjadi di perairan utara Aceh, perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Sumbawa, perairan selatan Pulau Sumba, sekitar Kupang dan Pulau Rote, Laut Flores, dan sekitar Kepulauan Wakatobi," kata Rismanto.

Tinggi gelombang menengah juga berpeluang terjadi di perairan timur Sulawesi Tenggara, Teluk Tolo, perairan selatan Kepulauan Banggai dan Kepulauan Sula, perairan selatan Ambon, Laut Banda bagian utara, perairan utara Kepulauan Sermata dan Kepulauan Tanimbar, serta perairan barat dan selatan Pulau Yos Sudarso.

Sementara itu, gelombang tinggi sekitar 2,5 sampai empat meter diprediksi terjadi di perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue dan Kepulauan Mentawai, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Lombok, bagian selatan Selat Bali, Selat Lombok, dan Selat Alas, perairan selatan Pulau Sawu hingga Laut Timor, dan Laut Banda bagian selatan.

Kawasan lain yang berpeluang diterjang gelombang tinggi, di antaranya perairan selatan Kepulauan Sermata dan Kepulauan Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Aru dan Kepulauan Kai, Laut Arafuru, dan Samudera Hindia Barat hingga wilayah selatan Nusa Tenggara Timur.

Dalam keterangan tambahannya, BMKG menjelaskan adanya awan gelap (cumulonimbus) di lokasi yang disebut sebelumnya dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang.

Sementara itu, pada pukul 7.45 pagi H+5 Lebaran sekitar 186 penumpang dan 85 kendaraan bermotor turun dari KM Sebuku di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sehingga total penumpang turun sejak arus mudik tercatat sekitar 6.096 penumpang, kata Perwira Pos Pelayanan Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Ramtu M, Jumat.

Ramtu, sebagaimana petugas dari Otorita Pelabuhan Tanjung Priok memprediksi puncak arus balik akan jatuh pada Sabtu (1/7) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Besok Sabtu pagi ada KM Dobonsolo dari Semarang yang akan menurunkan sekitar 900 kendaraan bermotor dan 1.900 penumpang," tambahnya.

Sumber : Antara

Editor: News Editor

Berita Terkini Lainnya