Selasa, 21 Oktober 2014 RSS Feed ePaper Indonesia Business Daily

QUICK COUNT PILEG: Ini Hasil Terbaru Peringkat Parpol Versi 2 Lembaga Survei

Annisa Margrit   -   10 April 2014, 04:55 WIB

TERKAIT

Ilustrasi-JIBI Photo
lustrasi/JIBI Photo

Bisnis.com, JAKARTA - Hingga pukul 22.00 WIB, Rabu (9/4/2014) malam, partai yang menduduki posisi tiga besar tidak berubah sejak siang harinya. Perhitungan suara cepat yang digelar Lembaga Survei Nasional dan Lembaga Klimatologi Politik mencatat PDIP, Partai Golkar, dan Partai Gerindra bertengger di urutan yang sama.

Rilis dari Lembaga Survei Nasional (LSN) yang diperoleh Bisnis, Rabu (9/4) malam, menyebutkan PDIP terus unggul dengan 19,53%. Setelah itu, berturut-turut diisi Golkar dengan 14,42% dan Gerindra yang mendapat 11,71% suara.

Persaingan di papan tengah juga masih terjadi antara PKB, PAN, PKS, dan PPP. Masing-masing partai memeroleh suara 8,23%, 7,92%, 7,31%, dan 6,99%.

Data quick count ini merupakan hasil sementara sampai pukul 21.15 WIB dan berasal dari 96% TPS. Berikut perolehan suara lengkap perhitungan suara sementara versi LSN:

1. PDIP 19,53%

2. Partai Golkar 14,42%

3. Partai Gerindra 11,71%

4. Partai Demokrat 10,55%

5. PKB 8,23%

6. PAN 7,92%

7. PKS 7,31%

8. PPP 6,99%

9. Partai Nasdem 5,46%

10. Partai Hanura 5,34%

11. PBB 1,58%

12. PKPI 0,96%

Perhitungan suara cepat ini dilakukan di 34 provinsi. Sampel diambil dari 2.000 TPS dengan asas proporsionalitas, yakni disesuaikan dengan jumlah TPS di tiap provinsi.  Tingkat kesalahan quick count ini sekitar 1% dengan tingkat kepercayaan 95%.


Source : JIBI

Editor : Wahyu Darmawan

Dapatkan Indonesia Business Daily US$5/Minggu via Internet Banking Mandiri, BCA, BNI, Permata. Klik disini!
Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.