Kamis, 23 Oktober 2014 RSS Feed ePaper Indonesia Business Daily

Pabrik Karton Di Rungkut Ludes Terbakar

Antara   -   15 Maret 2014, 17:43 WIB

TERKAIT

Ilustrasi (Bisnis/Antarafoto)
Antarafoto)
Ilustrasi (Bisnis

Bisnis.com, SURABAYA-Api membakar pabrik karton PT Surya Multi Indopack di kawasan Rungkut Industri Surabaya berhasil dipadamkan setelah berkobar selama sekitar delapan jam menghanguskan hampir seluruh bangunan gudang.

"Api sudah bisa dikuasai dan tinggal pembasahan. Lebih dari 20 unit mobil pemadam kebakaran kami kerahkan," ujar Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oratmangon, kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (15/3/2014).

Sulitnya pemadaman pabrik yang berada di kawasan industri tersebut karena bangunan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan aneka cairan bahan pembuat plastik, tumpukan karton dan gulungan plastik.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi dan baru padam menjelang pukul 10.00 WIB.

Meski terletak persis di samping pos pemadam kebakaran, namun besarnya api tidak bisa langsung dikuasai. Karena itulah pihaknya mengerahkan hampir semua mobil milik Dinas Kebakaran.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kejadian karena harus menunggu laporan identifikasi dari kepolisian. Meski muncul beberapa dugaan, namun penyebab utamanya belum bisa dipastikan.

Sejumlah karyawan pabrik mengaku awal api muncul akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Gudang tersebut berukuran 20x20 meter yang sekitar 80 persen bangunannya hangus dan hanya menyisakan puing.

Usai dilakukan pembasahan, tim identifikasi dari Polsek Tenggilis Mejoyo dan Polrestabes Surabaya akan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Belum ada keterangan resmi dari manajemen pabrik terkait total kerugian maupun nasib para karyawan yang sejak peristiwa terjadi praktis tidak bisa bekerja.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Komisaris Polisi Nur Halim mengatakan untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran, pihaknya menutup arus lalu lintas di sekitar lokasi.

"Meski sudah dipadamkan, tapi arus lalu lintas masih belum seperti semula karena harus ada pembasahan dan memastikan api benar-benar padam. Ini untuk memudahkan pemadaman dan pengendara tidak terjebak macet," katanya.


Source : Newswire

Editor : Miftahul Ulum

Dapatkan Indonesia Business Daily US$5/Minggu via Internet Banking Mandiri, BCA, BNI, Permata. Klik disini!
Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.